BMKG Banyuwangi Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga Waspada Longsor dan Banjir

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 25 Feb 2021 11:14 WIB
banjir di banyuwangi
Banjir di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Surabaya -

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Banyuwangi mengimbau warga waspada potensi cuaca ekstrem. Hujan lebat disertai petir dan angin kencang diprakirakan masih terjadi di Banyuwangi hingga akhir Februari.

Dita Purnamasari, Prakirawan BMKG Banyuwangi menjelaskan, hingga akhir Februari ini Banyuwangi masih berada di puncak musim hujan. "Sehingga potensi hujan sedang-lebat masih bisa terjadi hingga akhir bulan ini," ujar Dita kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

Hal itu, lanjut dia, diperkuat peringatan dini tiga harian dari BMKG Juanda Surabaya yang menyebut, periode 24-26 Februari, Banyuwangi termasuk daerah di Jawa Timur yang berpotensi hujan dengan intensitas lebat yang disertai petir dan angin kencang, serta berpotensi banjir.

"Untuk itu, warga kami imbau terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti tanah longsor, banjir. Waspadai terjadinya banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin Namun, tidak perlu panik atau takut yang berlebihan," ujar Dita.

Sebelumnya, kata dia, BMKG pusat sejak dua hari terakhir juga telah mendeteksi adanya potensi bibit siklon di sekitar selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sangat berpotensi berkembang menjadi siklon tropis.

Saat ini, bibit siklon itu diprediksi masih bertahan dan menunjukkan pergerakan ke arah barat mendekati wilayah laut di selatan Jawa Timur dengan potensi intensitas yang menguat hingga dua hari ke depan.

"Bibit siklon ini secara tidak langsung berdampak pada pembentukan potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang. Juga memicu terjadinya gelombang tinggi di wilayah laut bagian selatan Jawa hingga 28 Februari nanti," kata Dita.

Di Banyuwangi sendiri, lanjut dia, gelombang tinggi hingga mencapai 4 meter diprakirakan terjadi di perairan selatan Banyuwangi mulai 24 Februari 2021 dan diprediksi akan berlangsung hingga 28 Februari mendatang.

"Demi keselamatan bersama, kami mengimbau para nelayan yang melaut di perairan selatan Banyuwangi untuk sementara tidak melakukan kegiatannya hingga kondisi terpantau aman. Begitu juga bagi warga yang ingin bermain di pesisir perairan ini," pungkasnya.

(fat/fat)