Disebut Naif Oleh Pasha, Giring: yang Naif Siapa?

Faiq Azmi - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 23:21 WIB
giring ganesha
Giring Ganesha (Foto: Faiq Azmi)

Giring merasa kritikannya sudah sesuai data dan sebuah bentuk masukan kepada pemerintah. Bagi Giring, mengkritik pemerintah DKI Jakarta merupakan haknya.

"Jadi kritikan yang sudah saya tuliskan itu berdasar data, satu. Kedua, itu adalah kritikan yang membangun seharusnya, iya kan. Dan ketiga saya sebagai warga DKI Jakarta yang membayar pajak, jadi itu adalah hak saya," tegas Giring.

Giring menambahkan dirinya tidak perlu harus menjadi pejabat untuk mengkritik pemerintah. Apalagi banjir tersebut disebut Giring berdampak besar kepada masyarakat.

"Sedangkan kalau saya harus menjadi Presiden dulu baru bisa mengkritik atau menjadi Gubernur dulu baru bisa mengkritik, bagaimana nasib para pengusaha-pengusaha di Kemang yang sudah 2 tahun berturut-turut ini, usahanya kelelep, harus bersih-bersih lagi. Mungkin ada juga temen-temen kita yang juga mobilnya akhirnya rusak. Atau bahkan ya kita tahu sendiri ada korban-korban juga kan, masak saya harus jadi Gubernur dulu untuk bisa mengkritik?," pungkas Giring.

Sebelumnya diberitakan, Plt Ketua Umum (Ketum) PSI Giring Ganesha berdebat panas dengan mantan Wali Kota Palu Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha Ungu di Instagram. Debat panas tersebut dipicu unggahan Giring yang mengkritik penanganan banjir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Kritik dari Giring kepada Anies Baswedan dinilai Pasha terlalu naif dan kerdil.

Halaman

(iwd/iwd)