914 Ribu Vial Vaksin COVID-19 Tiba di Jatim untuk Vaksinasi Tahap Kedua

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 22 Feb 2021 21:28 WIB
vaksin covid-19 surabaya
Gubernur Khofifah dengan vaksin COVID-19 yang baru datang hari ini (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Proses vaksinasi tahap kedua untuk para pemberi layanan publik dan lansia di Jatim segera dimulai. Hari ini, ada 914.420 vial vaksin tiba di Dinkes Jatim dan langsung didistribusikan ke 38 kabupaten/kota.

"Jadi kita ingin memastikan bahwa vaksin untuk tahap kedua ini sudah proses pendistribusian ke-38 kabupaten kota dan. Jadi yang lain sudah bisa menyegerakan vaksinasi dosis pertama sesegera mungkin. Posisi ketersediaan memang harus dibagi ke 38 kabupaten kota," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Kantor Dinkes Jatim, Senin (22/2/2021).

Khofifah menjelaskan untuk termin pertama di tahap kedua vaksinasi, ada 914.420 vial vaksin yang diterima Pemprov Jatim. Jumlah tersebut, hanya mewakili 10 persen dari sasaran pada tahap ke-2 vaksinasi ini. Total target sasaran ada 4,6 juta di tahap kedua.

"Jadi kalau ada misalnya untuk kebutuhan tenaga pendidik mana yang didahulukan misalnya untuk petugas wisata mana yang didahulukan, masing-masing punya prioritas-prioritas. Semua akan mengikuti arahan Kemenkes, jadi masing-masing daerah mungkin baru bisa 10 persen dari pemberi pelayanan publik," terangnya.

Mantan Mensos RI ini menambahkan, untuk vaksinasi lansia dikhususkan di ibu kota provinsi. Dalam hal ini, vaksinasi lansia di Jatim akan diselenggarakan di Kota Surabaya dalam waktu dekat ini.

Kita berharap sesegera mungkin sampai vaksin ini untuk bisa dilakukan vaksinasi kepada pemberi pelayanan publik. Untuk lansia, memang arahannya hanya untuk ibu kota provinsi jadi hanya untuk Surabaya. Untuk lansia, vaksinasi kedua dilakukan 28 hari setelah suntikan pertama," imbuhnya.

Kadinkes Jatim, Herlin Ferliana mengatakan, 914.420 dosis ini diperuntukkan kepada pemberi layanan publik, lansia, serta 38.803 nakes di Jatim yang belum mendapat vaksin.

"Termin satu tahap kedua ini baru 10 persen. Ada sekitar 4,6 juta sasaran targetnya akan selesai bulan Mei. Vaksin akan datang bertahap. Semua pemberi pelayananan publik bisa selesai termasuk nakes yang kemarin belum sempat dapat vaksin," ungkapnya.

Herlin menambahkan, penerima vaksin di tahap ke-2 ini harus menerima vaksin dengan merek yang sama saat disuntikan pertama dan kedua.

"Dipastikan satu orang mendapat merek yang sama. Dosis pertama dan kedua harus sama," pungkasnya.

(iwd/iwd)