Diterjang Angin Kencang, Pohon Trembesi di Jember Tumbang Timpa Mobil

Diterjang Angin Kencang, Pohon Trembesi di Jember Tumbang Timpa Mobil

Yakub Mulyono - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 19:33 WIB
mobil tertimpa pohon
Kondisi mobil yang tertimpa pohon trembesi (Foto: Yakub Mulyono)
Jember - Atap mobil Toyota Kijang Innova abu-abu metalik bernopol P 1987 GC yang parkir di pinggir Jalan Trunojoyo, Kaliwates rusak tertimpa batang pohon trembesi 8 meter dan berdiameter 20 cm. Batang pohon itu ambruk, setelah sekitar pukul 15.30 WIB, terjadi angin kencang di Jember.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Petugas BPBD Jember dibantu relawan melakukan proses evakuasi batang pohon tersebut.

"Tadi itu saya mau beli alat perlengkapan kantor di toko Senyum Media Jalan Trunojoyo, baru parkir mobil, gak lama selang 15 menit tiba-tiba angin kencang dan pohon itu ambruk menimpa atap mobil saya," kata pemilik mobil, Desi, Rabu (17/2/2021).

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Kata warga Kecamatan Sukowono itu, saat kejadian dia sedang sendirian.

"Terus tadi dibantu orang dipanggilkan petugas BPBD Jember terus dibantu untuk memindahkan batang pohon itu," katanya.

Kejadian itu sempat mengakibatkan arus kendaraan di lokasi menjadi macet. Karena saat kejadian, arus lalu lintas sedang ramai akibat banyaknya masyarakat yang pulang kerja.

Sebagai langkah mengurai kemacetan kendaraan, kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Jember Ipda Edy Purwanto, dilakukan upaya perubahan arus kendaraan.

"Kami lakukan upaya mengurai kemacetan agar proses evakuasi pohon tumbang bisa teratasi, dengan upaya pengalihan arus. Seperti di simpang empat gladak kembar, kita arahkan ke Jalan Sumatra dan Jalan DI Panjaitan," kata Edy.

"Kemudian untuk arus kendaraan dari Jalan DI Panjaitan kita arahkan ke Jalan (Kelurahan) Kebonsari. Tidak ada yang menuju A. Yani ataupun Jalan Trunojoyo," sambungnya.

Kemudian untuk arus kendaraan dari Jalan A. yani diarahkan ke Jalan DI Panjaitan atau Letjen Suprapto (Kelurahan Kebonsari).

"Yakni kendaraan yang dari arus utara ke selatan," pungkasnya. (iwd/iwd)