Banjir Masih Kepung 4 Desa di Jombang, Logistik 636 Pengungsi Menipis

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 17:18 WIB
Banjir Masih Kepung 4 Desa di Jombang,
Pengungsi bertahan dengan logistik menipis (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Jombang -

Hingga hari ini banjir masih mengepung 4 desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang. Logistik untuk memenuhi kebutuhan hidup 636 pengungsi saat ini menipis.

Data yang dirilis Pemerintah Kecamatan Bandar Kedungmulyo, banjir susulan mulai datang pada Minggu (14/2) malam. Hingga tiga hari ini, banjir di Jombang masih mengepung 4 desa.

Yaitu Dusun Kedunggabus, Kalipuro dan Krapak di Desa Bandar Kedungmulyo dengan ketinggian air 20-80 cm. Dusun Simo dan Pucanganom di Desa Pucangsimo ketinggian air 20-50 cm. Dusun Gisikan, Desa Banjarsari 20 cm. Dusun Proko, Brangkal dan Kedungsari di Desa Brangkal ketinggian air 20-40 cm.

Banjir susulan memaksa 636 warga Dusun Kedunggabus dan Kalipuro mengungsi. Mereka saat ini mengungsi di SDN Bandar Kedungmulyo 2 dan tenda-tenda darurat di tanggul Sungai Brantas.

Pengungsi asal Dusun Kedunggabus Ali (60) mengaku terpaksa bertahan di pengungsian karena banjir Jombang yang merendam rumahnya belum surut. Dia terpaksa bertahan di tenda darurat yang dia buat di tanggul Sungai Brantas karena terlalu jauh ke posko pengungsian yang disediakan pemerintah.

"Airnya merembes kalau hujan, bawah sini basah, campur angin. Tapi bagaimana lagi, musibah begini. Hujan angin campur petir membuat tenda berantakan," kata Ali kepada wartawan di lokasi pengungsian, Rabu (17/2/2021).

Selanjutnya
Halaman
1 2