Polisi Buru Biker Pelaku Teror Alat Kelamin di Pasuruan yang Viral

Muhajir Arifin - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 15:37 WIB
pemotor pria pamer alat kelamin di pasuruan
Foto: Tangkapan Layar
Pasuruan -

Polisi Pasuruan akhirnya turun tangan soal video viral teror alat kelamin di jalan raya viral di medsos. Polisi mengaku sudah melakukan penyelidikan terkait video tersebut.

"Reskrim (Polres Pasuruan Kota) sedang berkoordinasi dengan Reskrim Polres Pasuruan Kabupaten, karena TKP-nya di dua wilayah hukum itu," kata Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto saat dikonfirmasi, Rabu (17/2/2021).

Sementara DR (24), guru di salah satu yayasan pesantren di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, mengaku 3 kali menjadi korban teror alat kelamin di jalan raya. Perempuan asal Kota Pasuruan itu berharap pelaku segera ditindak.

"Saya sama sekali nggak ada niatan apa-apa (Curhat ke medsos). Cuman karena memang ini kejadiannya sudah tiga kali dan yang ada di pikiran saya cuman kalau ada korban lain gimana, sesama perempuan apalagi kalau ada kecil," kata DR.

DR menyakini harus ada korban yang bersuara soal pelaku pamer alat kelamin. Ia berharap dengan merekam dan mengunggah video tersebut, ada tindakan dari polisi agar tak berkeliaran.

"Takutnya akan banyak korban lagi kalau masalah ini nggak di-up, apalagi nggak ditangani sama pihak berwajib. Harus ada yang berani speak up. Nomor plat juga saya catat sebagai bukti," tandasnya.

Sebuah video teror alat kelamin di Jalan Raya Bangil-Pasuruan beredar di medsos. Video berdurasi 29 detik yang diunggah, Senin (15/2), itu langsung viral dan direspon ribuan netizen. Video singkat itu diambil di 2 lokasi, yakni di wilayah Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan, namun masih dalam 1 rangkaian kejadian. Pengunggah video memberi teks 'Lokasi Jalan Raya Bangil-Pasuruan'. Selain itu ada teks 'Waspada Ekshibisionisme (Gangguan jiwa pamer alat kelamin)'.

Dalam video viral itu terlihat seorang pria pengendara motor Yamaha Jupiter, berjaket oranye, memakai celana warna hitam dan bersepatu pantofel. Pria itu memakai helm warna merah dan membawa sejumlah barang. Menurut korban pria itu melakukan adegan pamer alat kelamin sambil terus membuntutinya. Teror itu sudah dialaminya sebanyak 3 kali.

(fat/fat)