Tabrakan Kapal di Perairan Gresik, 1 dari 5 ABK yang Hilang Ditemukan

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 11 Feb 2021 20:39 WIB
Pencarian korban tabrakan kapal di perairan Gresik ternyata terus dilakukan. Kini, satu dari lima ABK yang hilang telah ditemukan.
Satu dari lima ABK yang hilang telah ditemukan/Foto: Istimewa
Surabaya -

Pencarian korban tabrakan kapal di perairan Gresik ternyata terus dilakukan. Kini, satu dari lima ABK yang hilang telah ditemukan.

Dirpolairud Polda Jatim Kombes Arnapi mengatakan, pencarian korban terus dilakukan oleh pihaknya, meski proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan telah dihentikan pada 2 Februari lalu.

"Kami dari Ditpolairud Polda Jatim tetap melakukan pencarian, dengan didasari oleh rasa kemanusiaan. Dan beberapa hari kemarin sudah dilakukan pencarian. Memang dengan waktu yang sangat pendek kita bisa menyelam dari jam 6 sampai jam 8 maksimal," kata Arnapi kepada wartawan di Ditpolairud Polda Jatim, Kamis (11/2/2021).

Arnapi menambahkan, pengecekan Kapal TB Mitra Jaya XIX yang telah dibawa ke perairan Ketapang, Madura, dilakukan oleh tim penyelam Ditpolairud Polda Jatim dan penyelam lokal. Mereka mengecek jendela kapal yang berada di bawah dan bisa melakukan pengelasan untuk dijadikan pintu masuk.

"Dan alhamdulillah pada hari ini kami bisa mengangkat pintu tersebut dan penyelam kami dari Ditpolairud dan penyelam lokal dari masyarakat, berhasil menemukan dan membawa salah satu korban kecelakaan laut, dari 5 korban yang belum ditemukan. Dan sudah bisa diangkat ke permukaan laut, kita lakukan evakuasi, dan saat ini sudah berada di RSU di Sampang," ujar Arnapi.

Selanjutnya Arnapi menyampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Tim DVI dan jenazah korban diautopsi. Jika diperlukan, pihaknya akan melakukan pengambilan DNA.

"Jadi jenazah atau korban ini, dari keterangan tim kami ditemukan di antara lorong kamar KKM dan kapten kapal dari Mitra XIX," ungkap Arnapi.

Selain itu Arnapi mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pencarian, meski ke depan ada kendala cuaca ekstrem. Proses pencarian hanya bisa dilakukan 6 sampai 8 jam per hari.

"Insyaallah kami akan terus melakukan pencarian. Mudah-mudahan nanti akan kita temukan korban-korban berikutnya. Kalau memang seperti dugaan awal, bahwa 5 korban tersebut terjebak dalam kamar di kapal Mitra XIX," lanjut Arnapi.

Sebelumnya, kapal motor (KM) Tanto Bersinar bertabrakan dengan TB (tugboat) Mitra Jaya XIX yang menggandeng tongkang (TK) Makmur Abadi 5 pada Sabtu (23/1) sekitar pukul 03.30 WIB.

Akibat peristiwa itu, 5 anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian. Sedangkan 5 ABK lainnya berhasil diselamatkan nelayan setempat. Lima ABK yang dinyatakan hilang diketahui atas nama Fakhtur (48), Himawan (27), Arif Maulana (47), Ulil Amri (57) dan Budiantoro (50).

(sun/bdh)