Pesanan Lampion di Malang Turun 75% Dihantam Pandemi COVID-19

Pesanan Lampion di Malang Turun 75% Dihantam Pandemi COVID-19

Muhammad Aminudin - detikNews
Jumat, 12 Feb 2021 08:13 WIB
Pesanan Perajin Lampion Malang Turun 75 Persen Dihantam Pandemi COVID-19
Perajin lampion di Malang (Foto: Muhammad Aminudin/detikcom)
Malang - Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, suasana kampung lampion di Jalan Juanda, Kota Malang, tampak sepi. Biasanya, para perajin sibuk dan bergelut dengan banyak lampion di sekitarnya saat Tahun baru Imlek.

Namun karena kondisi pandemi COVID-19 dan adanya pembatasan perayaan tahun baru imlek, omzet perajin lampion menurun hingga 75 persen.

Salah satu perajin lampion kampung Juanda, Ahmad Syamsuddin mengaku, tahun ini bisa dikatakan menjadi tahun yang berat, bagi dirinya dan perajin lain. Sejak awal pandemi, penjualan lampion merosot drastis. Momen tahun baru imlek yang biasanya banjir pesanan, kini sepi.

"Tahun ini, karena Corona, pesanan lampion sepi, pesanan turun sampai 75 persen," terang Ahmad ditemui wartawan di rumahnya, Jumat (12/2/2021).

Menurut Ahmad, pesanan rutin sampai menjangkau luar negeri kini pun terhenti. Jika tahun lalu, tiap perajin bisa mengerjakan hingga 60 ribu lampion. Kini, pesanan merosot tajam hingga 75 persen atau hanya 1.500 lampion saja. Padahal, pembuatan lampion, sudah dimulai sejak November tahun lalu.

"Rutin setiap tahun, kita kirim ke Italia. Tapi kini berhenti. Tahun lalu, sampai bisa membuat 60 ribu lampion, sekarang hanya 1.500 lampion saja," terangnya.

Sementara Umar (40), salah satu pembeli lampion Juanda mengungkapkan dirinya membeli lampion untuk menghiasi ornamen di sekitar tempat tinggalnya saat imlek. Meski jumlah pembeliannya kini berkurang, dibanding perayaan imlek tahun sebelumnya.

"Lampion Juanda memiliki kualitas bagus, warna tidak gampang pudar. Jadi saya selalu beli di sini walaupun belinya tak sebanyak tahun-tahun lalu," jelas Umar terpisah.

Dari pantauan detikcom, perajin lampion di Juanda ini mematok harga rata-rata Rp 30 ribu/lampion. Ada beragam jenis lampion yang dibuat para perajin. Salah satunya seperti tipe kapsul hingga bola.

Tonton juga Video: Melihat Pembuatan Kerajinan Lampion dari Pipa Paralon Bekas

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)

Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini
Selengkapnya
Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Ajang penghargaan persembahan detikcom bersama Polri kepada sosok polisi teladan. Baca beragam kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini.