4 Polisi Tuban Dapat Penghargaan Karena Bisa Donor Plasma Konvalesen

Ainur Rofiq - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 18:38 WIB
Sebanyak 28 polisi penyitas COVID-19 mengikuti screening untuk donor plasma konvalesen di Tuban. Namun hanya empat orang yang lolos.
Empat polisi yang mendapat piagam penghargaan/Foto: Ainur Rofiq
Tuban -

Sebanyak 28 polisi penyintas COVID-19 mengikuti screening untuk donor plasma konvalesen di Tuban. Namun hanya empat orang yang lolos.

Meski begitu, Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono merasa bangga dan bersyukur, karena akan bisa membantu sesama dalam penanganan kasus COVID-19 di Tuban.

Bahkan saking senangnya, Ruruh mengganjar empat polisi tersebut dengan piagam penghargaan. Piagam diserahkan secara mendadak saat apel pagi di halaman Mapolres Tuban.

Piagam penghargaan itu diberikan kepada Ipda Khoirul yang setiap hari bertugas sebagai Kanit Reskrim Polsek Singgahan, Aiptu Rahmad Muis anggota Polsek Tuban, Bripka Agung Saputra anggota Satuan Intelkam, serta Bripda Thomas anggota Satuan Sabhara.

Menurut Ruruh, untuk bisa melakukan donor plasma konvalesen, para penyintas COVID-19 harus lolos tahap screening terlebih dahulu. Penyintas harus memenuhi berbagai syarat.

"Untuk bisa memenuhi syarat jadi pendonor plasma ini harus melalui screening. Ketika di wawancara ditanya bagaimana gejala-gejala saat terpapar COVID-19, karena gejalanya berbeda-beda. Bahkan ada yang tidak bergejala. Jadi tidak semua penyintas bisa memenuhi syarat," jelas AKBP Ruruh, Rabu (10/2/2021).

Plasma konvalesen sangat penting dan dibutuhkan. Terutama bagi pasien COVID-19 yang kondisinya kritis dan akut.

Kapolres juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota, yang mengikuti screening plasma konvalesen beberapa waktu lalu. Meski tidak semua bisa ikut donor.

"Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan yang kemarin mengikuti screening. Akhirnya yang memenuhi persyaratan 4 orang. Semoga bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan," tuturnya.

Kepada para anggotanya, Kapolres juga mengimbau dan mengingatkan untuk selalu menjaga kesehatan. "Kita yang selalu di garda depan bersama nakes dan TNI, memberikan imbauan kepada masyarakat jangan sampai justru kita lengah dan terpapar COVID-19," pungkasnya.

(sun/bdh)