Ledakan Gas Belerang di Telaga Ngebel Bawa Berkah Bagi Paser

Charoline Pebrianti - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 14:17 WIB
paser
Seorang paser menunjukkan ikan yang berhasil ditembaknya (Foto: Charoline Pebrianti)
Ponorogo -

Ribuan ikan mati di Telaga Ngebel akibat terkena ledakan gas belerang ternyata membawa berkah tersendiri bagi para paser. Paser merupakan sebutan pemburu ikan dengan cara menembak memakai senapan angin.

Mereka memanfaatkan momen ledakan gas belerang ini untuk menembak ikan di Telaga Ngebel. Bahkan ada beberapa paser yang berasal dari luar Ponorogo.

"Saya sengaja ke Telaga Ngebel karena dengar di sini belerang naik," kata salah satu paser asal Magetan, Purwanto kepada detikcom, Rabu (10/2/2021).

Purwanto menjelaskan fenomena ini ia manfaatkan untuk berburu ikan di Telaga Ngebel. Sebab, saat ledakan gas terjadi biasanya ikan akan mulai muncul ke permukaan dan lebih mudah disasar.

"Ikan biasanya kalau lirangan terus naik, lebih mudah dalam jangkauan tembak," ujar Purwanto.

paserSeorang paser beraksi (Foto: Charoline Pebrianti)

Purwanto ternyata tidak sendiri, dia datang ke Ngebel bersama tiga orang temannya asal Magetan untuk berburu ikan air tawar.

Sementara paser lainnya, Mukholik mengaku beruntung. Dia sudah mendapatkan 6 kilogram ikan jenis nila.

"Sejak pagi tadi dapat 6 kilogram, dapat 3 ikan nila besar-besar," terang Mukholik.

Menurut Mukholik, ikan yang masih mabuk akibat ledakan gas belerang masih aman dikonsumsi. Namun ikan yang sudah mati tidak bisa dikonsumsi karena berbahaya untuk kesehatan.

"Kalau masih mabuk, ikannya aman dikonsumsi," papar Mukholik.

Pantauan detikcom, para paser ini menggunakan senapan angin yang sudah dimodifikasi untuk berburu ikan.

Senapan angin dilengkapi dengan panah kecil sebagai pengganti kail. Serta dimodifikasi dengan menggunakan panah yang dibuat dari bekas velg roda sepeda.

"Kegiatan ini seru untuk mengisi waktu di tengah pandemi COVID-19," pungkas Mukholik.

(iwd/iwd)