Erupsi Gunung Raung Saat Ini: Gemuruh Berkurang, Kepulan Asap Makin Tinggi

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 09 Feb 2021 18:56 WIB
Suara gemuruh dari Gunung Raung mereda. Kondisi ini diduga akibat jalan keluar material vulkanik di dalam gunung setinggi 3.332 mdpl itu, sudah semakin lebar.
Gunung Raung dari kejauhan/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Suara gemuruh dari Gunung Raung mereda. Kondisi ini diduga akibat jalan keluar material vulkanik di dalam gunung setinggi 3.332 mdpl itu, sudah semakin lebar.

Namun akibatnya, kepulan asap dari puncak Gunung Raung terus meningkat. Di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung terpantau, ketinggian asap sudah mencapai 2.500 meter di atas puncak gunung. Asap yang membawa material abu vulkanik itu juga terlihat lebih tebal dan pekat.

Petugas PPGA Raung, Burhan Alethea membenarkan hal tersebut. Menurutnya, itu diprediksi karena jalan keluar asap yang ada di kawah sudah lebih terbuka.

"Karena kegempaan tidak ada perubahan signifikan tapi ketinggian berubah. Bisa dikatakan di kawah jalan untuk keluar magmanya lebih terbuka dari yang kemarin. Jalan keluarnya lebih lebar, lebih longgar," ujarnya kepada wartawan, Selasa (9/2/2021).

Kondisi ini diperkuat dengan berkurangnya suara gemuruh dari Gunung Raung, yang memiliki kaldera dengan diameter 2 km itu. Padahal, kata dia, sebelumnya suara gemuruh sudah terdengar cukup keras dan intens terjadi.

"Sekarang ini keluar asap tinggi, malah gemuruhnya berkurang. Karena mungkin kita prediksi di kawah jalannya lebih longgar. Jadi lebih los tinggal keluar saja. Makanya asapnya lebih tinggi tidak ada sumbatan," paparnya.

Saat ini, kata Burhan, ketinggian asap yang keluar dari Gunung Raung cenderung meningkat. Hal ini menandakan erupsi gunung setinggi 3.332 mdpl ini masih terus terjadi.

"Hari ini mulai pukul 08.19 WIB hingga pukul 09.00 WIB rata-rata ketinggiannya 2.500 meter dari atas permukaan kawah," jelasnya.

Angin di atas Gunung Raung yang erupsi, menurutnya, mengarah ke timur sampai ke tenggara. Namun di kaki Gunung Raung seperti di PPGA Raung, angin cenderung mengarah ke selatan. Angin yang di kaki gunung kemungkinan besar tidak membawa abu vulkanik.

Meski secara visual asap lebih tinggi dan tebal, lanjutnya, aktivitas kegempaan masih cenderung sama dengan sebelumnya. Seperti diketahui, sejak Kamis, 21 Januari 2021 Gunung Raung erupsi. Status gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi, Jember dan Bondowoso ini naik satu level dari normal (level I) menjadi waspada (level II).

(sun/bdh)