Demokrat Surabaya Bantah Ada Iuran DPP, Ketua: Kalau Iuran Fraksi Wajar

Faiq Azmi - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 17:30 WIB
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya Lucy Kurniasari
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya Lucy Kurniasari (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Mantan kader Partai Demokrat, Ruhut Sitompul mengungkap adanya iuran yang diminta orang Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat bila berkunjung ke daerah. DPC Demokrat Surabaya membantah ucapan Ruhut tersebut.

"DPC Partai Demokrat Kota Surabaya hingga saat ini belum pernah dimintai iuran oleh DPP Partai Demokrat," ujar Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya Lucy Kurniasari kepada detikcom, Kamis (4/2/2021).

Menurut Lucy, iuran yang dimaksud Ruhut tidak pernah terjadi. Justru, lanjut Lucy, iuran yang ada ialah iuran fraksi yang sudah ditetapkan dalam peraturan organisasi dalam hal ini partai.

"Kalau iuran fraksi tentu wajar saja selama diatur dalam peraturan organisasi (partai). Semua partai baik di DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota, memberlakukan iuran kepada anggotanya yang besarnya berbeda-beda. Hal itu sudah berlaku sejak lama," tegasnya.

Anggota DPR RI Komisi IX ini menilai pernyataan Ruhut merupakan hal yang aneh. Apalagi, Ruhut Sitompul merupakan kader Demokrat sebelumnya dan juga pernah menjadi bagian dari fraksi Demokrat.

'Karena itu, sungguh aneh bila ada pihak-pihak yang mempersoalkan iuran di fraksi. Padahal di era mereka, iuran fraksi sudah berlaku di semua fraksi partai," ungkapnya.

Ruhut Sitompul bercerita banyak kader-kader Partai Demokrat mendatangi dirinya, berkeluh-kesah mengenai kondisi partai selepas Ruhut melangkah pergi. Keluhan mereka yakni soal iuran yang diminta orang Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat bila berkunjung ke daerah.

"Contohnya ini kalau orang daerah, 'Kalau DPP datang kami dibebani membiayai,'," ucap Ruhut mengungkapkan kembali keluh kesah pengurus Demokrat di daerah, kepada wartawan, Rabu (3/2/2021).

(iwd/iwd)