PMI Surabaya Kehabisan Stok Plasma Konvalesen Golongan Darah B

PMI Surabaya Kehabisan Stok Plasma Konvalesen Golongan Darah B

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 02 Feb 2021 19:51 WIB
plasma konvalesen
Proses donor plasma konvalesen (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya - Stok plasma konvalesen di UTD PMI Surabaya kembali mengalami kekosongan stok. Khususnya stok plasma konvalesen golongan darah B. Padahal rumah sakit justru banyak meminta golongan darah B.

"Stok plasma konvalesen saat ini ada 42 bag, golongan A 7, O 19, AB 16. Jadi yang kosong adalah golongan darah B. Permintaan plasma konvalesen ada antrean 30 pasien, 10 dari Surabaya dan 20 dari luar Surabaya semua golongan B," kata Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Surabaya dr Budi Arifah kepada detikcom di UTD PMI Surabaya, Selasa (2/2/2021).

Budi berharap, kepada penyintas COVID-19 dengan golongan darah B untuk bisa mendonorkan plasmanya ke PMI Surabaya.

Untuk permintaan plasma konvalesen, kini sekitar 50 pasien per harinya. PMI Surabaya pun masih belum bisa memenuhi permintaan 100%. Sebab terkendala, seperti kosongnya stok golongan darah B.

"Untuk golongan lainnya sudah diupayakan. Ini bagus ada stok, sebelumnya tidak ada stok. Jadi permintaannya sama pendonor lebih banyak permintaan. Ini sejak pencanangan 18 Januari kita banyak berterima kasih banyak yang mendonor plasma konvalesen. Dari swasta, RS Lapangan, Polrestabes, Polda Jatim, bahkan Pak Wali Kota akan dibuka di Balai Kota untuk sampling plasma konvalesen," jelasnya.

Di awal-awal adanya plasma konvalesen, penyintas PMI Surabaya hanya mendapatkan 10-15% yang sudah lolos screening. Tetapi, semakin hari semakin bertambah, dan kini sudah mencapai 74% yang lolos screening.

Hingga kini, terdapat 1.400 pandonor plasma konvalesen. Setiap pendonor bisa mendapatkan dua hingga empat kantong.

"Harapannya kita bercita-cita punya stok plasma konvalesen semua golongan darah. Agar pasien yang meminta baik dari Surabaya maupun dari luar Surabaya kita bisa memberi, agar keluarga tidak bingung. Begitu ada permintaan bisa langsung kita berikan," harapnya. (iwd/iwd)