Vaksin COVID-19 Tiba, Dinkes Banyuwangi Siapkan Distribusi ke Puskesmas dan RS

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 22:59 WIB
Sebanyak 5.400 vaksin COVID-19 untuk vaksinasi tenaga kesehatan dan Forkopimda serta tokoh masyarakat, tiba di Banyuwangi. Vaksin Sinovac tersebut kemudian disimpan di kamar pendingin Dinas Kesehatan (Dinkes).
Sebanyak 5.400 vaksin COVID-19 tiba di Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Sebanyak 5.400 vaksin COVID-19 untuk vaksinasi tenaga kesehatan dan Forkopimda serta tokoh masyarakat, tiba di Banyuwangi. Vaksin Sinovac tersebut kemudian disimpan di kamar pendingin Dinas Kesehatan (Dinkes).

Pendistribusian vaksin akan dilakukan besok dengan pengawalan ketat. Vaksin Sinovac dikawal langsung oleh aparat kepolisian bersenjata lengkap dan mobil rantis. Vaksin tiba di Dinas Kesehatan sekira pukul 19.00 WIB, Selasa (26/1/2021).

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyambut baik kedatangan vaksin Sinovac di Banyuwangi. Vaksin tahap pertama pada termin kedua ini diperuntukkan untuk tenaga kesehatan dan pimpinan di Banyuwangi serta tokoh masyarakat.

"Vaksin ini untuk tenaga kesehatan yang berjuang di garda terdepan dalam penanganan COVID-19 di Banyuwangi," ujarnya kepada detikcom.

Pemberian vaksin COVID-19 bakal dilakukan Kamis (28/1) di Pendopo Shaba Swagata Blambangan. Selain tenaga kesehatan, Bupati Anas, Wakil Bupati Yusuf Widiyatmoko, serta jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda), mulai dari Kapolresta, Dandim, Danlanal, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Pengadilan Negeri, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Forum Komunikasi Umat Agama (FKUB) akan dilakukan vaksinasi di Pendopo Banyuwangi.

"Tentu ini akan menjadi semangat kita bangkit dari pandemi COVID-19 ini," tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono mengatakan, vaksin COVID-19 ini sudah disimpan di kamar berpendingin di Dinkes. Selanjutnya, kata Rio, seluruh fasilitas kesehatan pemberi layanan vaksinasi COVID-19 akan mengambil jatah kuotanya. Terdapat 49 faskes yang akan melayani vaksinasi. Yakni 45 Puskesmas, dua rumah sakit daerah, kantor kesehatan pelabuhan (KKP) Banyuwangi, dan klinik kesehatan Polresta Banyuwangi.

"Sudah kami instruksikan agar pengambilan vaksin setiap faskes koordinasi dengan pihak pengamanan setempat. Pengambilan vaksin harus dilakukan dengan memperhatikan keamanan," kata Rio.

"Kick off vaksinasi akan dilakukan Kamis 28 Januari 2021. Pelaksanaan akan ditandai dengan pemberian vaksinasi sejumlah tokoh Banyuwangi. Dengan diawali dari tokoh masyarakat, kami berharap bahwa seluruh warga mendukung vaksinasi ini," kata Rio.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Rio, para penerima vaksin ini akan diberikan suntikan vaksin sebanyak dua kali, dengan interval waktu 14 hari. Pada tahap pertama ini, suntikan vaksin diprioritaskan pada tenaga kesehatan. Menyusul di tahap 2 akan diprioritaskan pada TNI/Polri dan pelayan publik, dan tahap 3 untuk warga masyarakat.

"Kami berharap 70 persen populasi di Banyuwangi pada akhirnya akan menerima vaksin COVID-19, sehingga bisa segera tercipta kekebalan tubuh bersama," pungkasnya.

(sun/bdh)