Kabur Setahun, Buronan Penipuan Jual Beli Tanah Senilai Rp 225 M Diringkus

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 13:41 WIB
buronan makelar tanah diringkus
Buronan makelar tanah diringkus Polda Jatim (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya -

Seorang buronan makelar tanah di Surabaya diringkus. Tersangka ditangkap setelah melakukan penipuan jual beli tanah 9,7 hektar senilai Rp 225 miliar.

Tersangka adalah Agung Wibowo (41) warga Siwalankerto, Wonocolo. Ia ditangkap di Solo pada Januari 2020 setelah kabur selama setahun.

"Tersangka AW ini telah melarikan diri hingga tanggal 5 Januari 2020 berhasil ditangkap di Solo dan dilakukan penyidikan lebih lanjut," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko saat jumpa pers kepada wartawan, Senin (25/1/2021).

Gatot menuturkan kasus penipuan itu bermula pada sekitar tahun 2019. Saat itu tersangka diminta tolong menjadi perantara penjualan tanah 8,7 hektar milik korban Miftatuhur Roiyan dan Elok Wahibah.

Tanah yang terletak di Desa Tambakoso, Waru Sidoarjo itu diminta oleh korban untuk dijual oleh tersangka senilai Rp 225 miliar. Tersangka kemudian membujuk menyerahkan sertifikat hak milik (SHM) tanah korban.

Untuk meyakinkan korban agar menyerahkan SHM, tersangka bahkan sempat menyerahkan cek senilai Rp 225 miliar. Tak hanya itu, tersangka juga menunjukkan sebuah lemari pakaian berisi uang mainan.

Setelah terbujuk dan yakin, korban kemudian menyerahkan 3 lembar SHM asli ke tersangka. Nahas, SHM tersebut malah digadaikan ke pihak lain senilai Rp 43 miliar.

"SHM tidak dijual melainkan digadaikan ke orang lain senilai Rp 43 miliar dengan akta PPJB dan kuasa jual seolah-olah merupakan jual beli," jelas Gatot.

Menurut Gatot, korban baru menyadari telah jadi korban penipuan jual beli tanah setelah meminta dikembalikan SHM miliknya. Permintaan itu dilakukan setelah korban ingin membatalkan jual beli.

Selanjutnya
Halaman
1 2