Pupuk Organik Dibagikan Gratis, Petani Cabai Banyuwangi Panen Lebih Banyak

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 23 Jan 2021 20:59 WIB
pupuk organik pemkab banyuwangi
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Program pemberian pupuk organik bagi petani yang digulirkan oleh Pemkab Banyuwangi memberikan hasil positif pada hasil pertanian daerah. Salah satunya pada petani cabai yang dengan penggunaan pupuk organik mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas panen cabai petani.

Seperti yang diungkapkan Ahmad Jamali, petani cabai asal Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo. Dia mengungkapkan penggunaan pupuk organik pada kebun cabainya membuat produksi tanaman lebih baik.

"Alhamdulillah, pemakaian pupuk organik ini membuat tanaman jadi lebih subur. Karena bentuknya pupuk organik cair, unsur hara yang ada bisa diserap dengan baik oleh akar tanaman. Tanaman jadi lebih sehat dan tahan penyakit," ujar Jamali kepada detikcom, Sabtu (23/1/2021).

Jamali mengatakan, sebelumnya, tanaman cabai miliknya menggunakan pupuk kimia saja. Namun kemudian terjadi kelangkaan pupuk pada 2020 lalu, yang membuatnya dan banyak petani lain sempat bingung untuk bercocok tanam.

"Lalu Pemkab Banyuwangi memberi solusi lewat program bantuan pupuk organik. Kami gunakan untuk pengganti pupuk kimia yang langka. Caranya, kami kombinasikan dengan pupuk dasar yang biasa kami gunakan. Alhamdulillah hasilnya memuaskan," ungkap Jamali.

Jamali menceritakan usai penggunaan pupuk organik, dia berhasil memanen sebanyak 4 kuintal di lahan seluas 0,8 hektar. "Tanaman cabai saya lebih sehat, kualitasnya bagus. Kami berharap program ini bisa berjalan terus," kata Jamali.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi Arief Setyawan mengungkapkan pemkab telah memberikan bantuan pupuk gratis kepada petani di seluruh Banyuwangi. Pada tahun lalu, setiap kecamatan mendapatkan jatah pupuk organik untuk 400 hektar tanaman pangan dan ratusan hektar untuk tanaman hortikultura.

"Seperti Kecamatan Wongsorejo ini mendapat alokasi pupuk organik yang digunakan 400 hektar untuk tanaman pangan, dan 743 hektar untuk tanaman hortikultura, termasuk lahan cabai. Jadi di setiap kecamatan tak kurang dari 1.000 hektar lahan pertanian mendapatkan bantuan pupuk organik," kata Arief.

Selanjutnya
Halaman
1 2