Jalan-jalan Berlubang Dampak Banjir di Lamongan Mulai Diperbaiki

Eko Sudjarwo - detikNews
Sabtu, 23 Jan 2021 14:17 WIB
Perbaikan Darurat Pasca Banjir Bengawan NJero
Jalan berlubang dampak banjir diperbaiki (Foto: Eko Sudjarwo/derikcom)
Lamongan -

Banjir yang melanda 6 kecamatan di Lamongan mulai surut. Dampaknya jalan-jalan antar desa dan kecamatan banyak yang berlubang.

Dinas PU Bina Marga Lamongan melakukan perbaikan di lokasi jalan-jalan yang berlubang. Salah satunya jalan poros Kecamatan Sukodadi - Paciran, tepatnya di jalan Desa Pucangro, Kecamatan Kalitengah. Perbaikan dilakukan dengan menutup lubang jalan bekas banjir menggunakan batu.

"Mulai kemarin kita lakukan pekerjaan penutupan lubang jalan bekas banjir di Desa Pucangro," kata Kepala Dinas PU Bina Marga Lamongan Eko Agus Triandono, Sabtu (23/1/2021).

Menurut Eko, kegiatan ini dilakukan di jalan-jalan yang sudah tidak tergenang air. Untuk lokasi lain, kata Eko, tetap akan dilakukan perbaikan hanya saja pelaksanaannya menunggu surutnya banjir. "Untuk sementara hanya bisa dilakukan di beberapa titik yang tidak tergenang," ungkapnya.

Eko mengaku kondisi jalan yang berlubang sangat membahayakan pengendara yang melintas. Hal ini diperburuk dengan genangan air yang menutup jalan, sehingga perlu adanya percepatan perbaikan darurat di ruas jalan Desa Pucangro Kecamatan Kalitengah.

"Untuk mempercepat perbaikan pengurukan lubang jalan, kita menggunakan alat berat berupa backhoe kecil dan vibro berkapasitas 4 ton," jelasnya.

Sebelumnya enam kecamatan di Lamongan banjir karena anak Sungai Bengawan Njero meluap. Kondisi ini lantaran tingginya intensitas hujan. Data yang dihimpun dari BPBD Lamongan menunjukkan banjir ini menggenangi 31 KM jalan poros kabupaten dan puluhan kilometer jalan desa dan dusun.

Berbagai upaya lain juga telah dilakukan Pemkab Lamongan untuk mempercepat penanganan banjir. Beberapa upaya tersebut meliputi pembersihan gulma eceng gondok, penanganan tangkis Kali Patih - Kali Plalangan - Kali Mengkuli, membagikan sembako pada masyarakat terdampak, mendirikan posko kesehatan, bahkan mengirim surat permohonan dukungan percepatan penanganan banjir di wilayah Bengawan Jero kepada Pemerintah Pusat.

(fat/fat)