Kasus COVID-19 Tidak Melandai, Pakar Sebut PPKM di Jatim Dinilai Tak Efektif

Faiq Azmi - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 19:02 WIB
Hari Pertama PPKM di Oso Wilangon Belasan Pengendara Ditilang KTP
PPKM di Oso Wilangun (Foto: Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya -

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah berlangsung 10 hari, salah satunya dilakukan di Jawa Timur. Namun pengamat menilai, kebijakan PPKM tidak efektif.

"PPKM tidak efektif," ujar Pakar Epidemiologi Universitas Airlangga, dr Windu Purnomo kepada detikcom, Rabu (20/1/2021).

Windu melihat kebijakan PPKM terkesan dilakukan setengah hati. Bahkan, kebijakan ini dirasa hanga formalitas belaka dan tidak berjalan efektif.

"Bisa diprediksi kebijakan formalitas ini kurang efektif. Selama aktivitas non esensial tetap jalan ya begini ini (hasilnya)," jelasnya.

Kasus COVID-19 sendiri khususnya di Jatim, menurut Windu, tidak melandai selama penerapan PPKM. Kasus COVID-19 di Jatim masih stagnan di atas angka 800 kasus per-harinya.

Selanjutnya
Halaman
1 2