11 Pegawai Positif COVID-19, PN Surabaya Lockdown 5 Hari

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 13:23 WIB
Pengadilan Negeri Surabaya
Pengadilan Negeri Surabaya (Foto: Amir Baihaqi/File)
Surabaya -

Sebanyak 11 pegawai Pengadilan Negeri (PN) Surabaya positif COVID-19 setelah hasil tes swab PCR massal pada Rabu (13/1) keluar. Atas hasil itu, PN Surabaya kembali memberlakukan lockdown per hari ini.

Humas PN Surabaya Martin Ginting menyebut pemberlakuan lockdown akan berlangsung 5 hari. Hal itu sesuai dengan koordinasi antara Kepala PN Surabaya dan Kepala Pengadilan Tinggi (PT) Jatim.

"Pelaksanaan lockdown di PN Surabaya terhitung mulai hari ini sampai dengan tanggal 22 Januari 2021 nanti," papar Martin kepada detikcom, Senin (18/1/2021).

Martin menambahkan penerapan lockdown di PN Surabaya bukan pertama kalinya. Sebab sebelumnya sudah pernah dua kali diberlakukan.

Menurut Martin, pertimbangan menerapkan lockdown demi keselamatan para pegawai dan masyarakat yang mencari keadilan di PN Surabaya. Pihaknya juga berharap dengan lockdown bisa memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang lebih luas.

"Keselamatan ASN PN Surabaya maupun masyarakat adalah menjadi pertimbangan utama dalam lockdown ke-3 ini," terang Martin.

"Diharapkan dengan adanya lockdown ini, maka PN Surabaya telah mengakomodir kebijakan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus di lingkungan PN Surabaya," imbuhnya.

Sebelumnya sebanyak 11 pegawai Pengadilan Negeri (PN) Surabaya positif COVID-19. Hal itu diketahui setelah hasil tes swab PCR pada Rabu (13/1) diserahkan pada Minggu (17/1).

"Kemarin siang 17 Januari 2021 oleh Dinkes Pemkot Surabaya telah menyerahkan hasilnya kepada Kepala PN Surabaya," beber humas PN Surabaya Martin Ginting kepada detikcom, Senin (18/1/2021).

"Dan ternyata terdapat sejumlah 11 orang yang positif," lanjut Martin.

(iwd/iwd)