Incar UMKM, Perusahaan Ini Ramaikan Bisnis Jasa Kurir di Indonesia

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 17 Jan 2021 11:00 WIB
Bisnis jasa kurir melaju pesat selama pandemi COVID-19. Sebab, sederet kebijakan pemerintah mendorong masyarakat mengalihkan kegiatan ke online.
Komisaris Utama Aan Purnomo (tengah) saat menjelaskan di sela grand launching JTL Express, Sabtu (16/1)/Foto: Istimewa
Sidoarjo -

Bisnis jasa kurir melaju pesat selama pandemi COVID-19. Sebab, sederet kebijakan pemerintah mendorong masyarakat mengalihkan kegiatan ke online.

Mulai dari belanja, mengantarkan barang, belajar, hingga bekerja. Kebijakan-kebijakan pemerintah tersebut seperti physical distancing, PSBB (pembatasan sosial berskala besar), kebiasaan baru (new normal) hingga yang paling baru yakni pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di sejumlah kota.

Sebagai salah satu imbasnya, bisnis e-commerce mengalami pertumbuhan yang pesat. Bank Indonesia (BI) mencatat, hingga triwulan III/2020 (September), jumlah transaksi jual beli di e-commerce mencapai Rp 180,74 triliun.

Diprediksi di 2020, nilai transaksi melalui perdagangan elektronik bisa menembus angka Rp 253 triliun. Sejak 2017, bank sentral terus mencatat pertumbuhan e-commerce yang sangat pesat. Tahun 2017, transaksi e-commerce masih di angka Rp 44,75 triliun.

Capaian itu naik dua kali lipat lebih di 2018 menjadi Rp 106,5 triliun. Begitu juga di 2019, mengalami pertumbuhan sangat signifikan seiring semakin banyaknya market place dan terjadinya pergeseran pola belanja, transaksi e-commerce menembus angka Rp 201 triliun.

Tingginya pergerakan bisnis e-commerce telah menciptakan peluang yang besar bagi bisnis jasa kurir. Melihat peluang positif itu, JTL Express hadir sebagai generasi baru kurir Express di Indonesia dengan warna kuning cerah.

Komisaris Utama PT Jagad Total Logistic (JTL) Express Aan Purnomo mengatakan, manajemen perusahaannya didukung mitra operasional dan mitra penjualan di seluruh Indonesia. Total hampir 300 cabang ada di seluruh Indonesia, mulai Aceh hingga Papua.

"Kami memiliki mitra Point of Sales (POS) terdaftar sejumlah 500 POS dan target 1.000 Mitra POS di bulan Maret 2021 ini, dan berpeluang memberikan lapangan pekerjaan kurang lebih 5.000 orang," kata Aan dalam grand launching JTL Express, Sabtu (16/1).

Ia menjelaskan, JTL Express melayani dengan azas kerja sama untuk komitmen pelayanan terbaik dan harga bersahabat. Sehingga sangat cocok untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Karena kami memiliki produk non express yang sangat mendukung pengiriman barang produksi usaha kecil dan menengah," imbuh Aan.

Selanjutnya
Halaman
1 2