Tokoh Agama Mojokerto Doakan Komjen Listyo Sigit Prabowo Amanah Pimpin Polri

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 12:52 WIB
Ulama Mojokerto Doakan Komjen Listyo Sigit Prabowo Amanah Pimpin Polri
Ketua DPD LDII Kabupaten Mojokerto Johan (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Sejumlah ulama di Kabupaten Mojokerto merespons kebijakan Presiden Jokowi yang menunjuk Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri. Mereka berharap, jendral polisi yang kini menjabat Kabareskrim itu amanah dalam memimpin Polri ke depan.

Komjen Listyo Sigit Prabowo diusulkan Presiden Jokowi sebagai calon tunggal Kapolri pada Rabu (13/1). Jendral polisi kelahiran Kota Ambon, Maluku 5 Mei 1969 tersebut menjabat Kabareskrim sejak 6 Desember 2019. Saat itu, dia menggantikan Jendral Idham Azis yang diangkat menjadi Kapolri.

Kebijakan Jokowi tersebut menuai respons dari sejumlah ulama di Kabupaten Mojokerto. Mereka mendukung keputusan Presiden yang memberi amanah kepada Komjen Pol Listyo menjadi pemimpin Polri yang baru.

"Saya mendukung pemerintah atas penunjukan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri," kata Ketua MUI Kabupaten Mojokerto KH Kholil Arpapy melalui rilis yang diterima detikcom, Jumat (15/1/2021).

Kiai Kholil berharap, Polri semakin maju di bawah kepemimpinan Sigit. "Semoga segala keputusan yang telah ditetapkan dapat menjadikan Polri ke depan semakin profesional, maju dan amanah," ujarnya.

Sementara Ketua DPD LDII Kabupaten Mojokerto H Johan Abdillah juga melontarkan respons yang sama. Dia mendukung keputusan Presiden Jokowi menunjuk Sigit sebagai pengganti Idham Azis.

"Semoga amanah dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian," terangnya.

Dukungan untuk Sigit menjadi Kapolri juga datang dari tokoh NU di Kabupaten Mojokerto. Salah satunya Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Trowulan Syaiful Hadi dan Ketua MWC NU Kecamatan Jatirejo Ahmad Mansyur.

"Semoga beliau amanah dalam mengemban tugas-tugas kepolisian," tandas Hadi.

Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo ditunjuk Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri untuk menggantikan Jendral Idham Azis yang akan pensiun akhir Januari nanti. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 tersebut harus menjalani fit and proper test atau tes kelayakan di Komisi III DPR mulai Senin pekan depan.

(fat/fat)