Bupati Jombang Diprotes dan Ditantang Warga untuk Tinggal di Lokasi Banjir

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 13 Jan 2021 22:05 WIB
Kunjungan Bupati Jombang Mundjidah Wahab meninjau banjir di Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben diwarnai aksi protes dari seorang warga. Pria ini melampiaskan amarahnya sembari menantang Bupati untuk tinggal di tengah banjir agar mengetahui penderitaan warga.
Seorang warga yang protes (mengacungkan tangan)/Foto: Istimewa
Jombang -

Kunjungan Bupati Jombang Mundjidah Wahab meninjau banjir di Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben diwarnai aksi protes dari seorang warga. Pria ini melampiaskan amarahnya sembari menantang Bupati untuk tinggal di tengah banjir agar mengetahui penderitaan warga.

Insiden ini terjadi saat Mundjidah bersama sejumlah pejabat Forkopimda dan Kepala OPD Pemkab Jombang meninjau kondisi banjir di sebelah barat Dusun Beluk. Sekitar pukul 12.30 WIB, seorang pria tiba-tiba menghampiri rombongan Bupati sambil marah-marah.

Pria yang memakai kaus dan celana biru ini melampiaskan amarahnya ke Bupati Jombang. Dia bahkan menantang Mundjidah untuk tinggal di tengah banjir selama satu minggu.

"Percuma rene, ayo melbuo nek wani. Ayo melbu, nginepo nang kene sak minggu (Percuma ke sini, ayo masuk kalau berani. Ayo masuk, menginaplah di sini satu minggu)," teriak pria yang mengaku warga Dusun Beluk tersebut, Rabu (13/1/2021).

Polisi dan sejumlah orang lainnya berupaya meredam amarah pria ini sambil menggiringnya menjauh dari rombongan Bupati Jombang. Namun, pria yang enggan menyebutkan namanya ini menolak untuk bersabar.

"Ga sabar Pak, aku duwe wong tuwek (tidak bisa sabar Pak, saya punya orang tua)," ujarnya kepada polisi.

Sebelum kembali ke tempat tinggalnya yang terendam banjir, pria ini menjelaskan alasannya marah ke Bupati Jombang. Dia kesal lantaran banjir di kampungnya selama dua pekan tak kunjung surut.

Selanjutnya
Halaman
1 2