Meski PPKM, Namun Wisata di Malang Raya Tetap Buka

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 16:12 WIB
Kepala Disparbud Kabupaten Malang dr Made Arya Wedhantara
Kepala Disparbud Kabupaten Malang dr Made Arya Wedhantara (Foto: Muhammad Aminudin/File)
malang -

Pemkab Malang tidak menutup destinasi obyek wisata selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun protokol kesehatan harus diperketat.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Made Arya Wedanthara di sela rapat koordinasi pelaksanaan PPKM.

"Ini hari pertama dan kami sekarang sedang rapat dengan kepala bidang sambil menunggu laporan dari pengelola obyek wisata," ungkap Made kepada wartawan, Senin (11/1/2021).

Menurut Made, penetapan obyek wisata tetap buka merupakan keputusan Bupati Malang, Sanusi dan mengacu pada instruksi Mendagri dan keputusan Gubernur Jawa Timur.

Sehingga, lanjut Made, obyek wisata tetap boleh buka dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Karena itu, pengelola wisata diminta untuk berpedoman pada kesepakatan awal, yaitu pengunjung harus membawa hasil negatif rapid test antigen.

"Wisatawan dari luar Malang kan udah pasti bawa hasil rapid test antigen karena di bandara dan stasiun kan ditanya itu," tegasnya.

Made mengimbau kepada pengelola wisata, sekaligus wisatawan untuk patuh menjaga protokol kesehatan agar tidak ada penularan virus COVID-19.

"Harapan kami wisatawan dan pengelola obyek wisata benar-benar menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19," tandasnya.

Made menambahkan, pengecekan akan penerapan protokol kesehatan akan dilakukan besok, dengan mendatangi sejumlah obyek wisata.

Seperti halnya, Kabupaten Malang. Seluruh obyek wisata di Kota Batu juga tetap beroperasi. Namun, ada pembatasan jumlah pengunjung.

"Obyek wisata tetap buka, tapi ada pembatasan jumlah pengunjung. Aturan juga tetap, pakai rapid test biasa (antibodi) ketika berkunjung ke Kota Batu," ujar Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko terpisah.

(iwd/iwd)