LPS Kuasai dan Segel BPR Tawangalun Banyuwangi yang Izinnya Dicabut OJK

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 08 Jan 2021 20:09 WIB
bpr tawang alun
LPS mengamankan brankas BPR Tawang Alun di Banyuwangi (Foto: Istimewa)
Banyuwangi -

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menguasai dan menyegel Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tawang Alun, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring. Penyegelan ini merupakan penguasaan dari LPS seiring dengan pencabutan usaha Koperasi BPR tersebut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 7 Januari 2021.

Penyegelan dilakukan LPS, Jumat (8/1/2021). Seluruh dokumen kantor dan nasabah termasuk brankas diamankan oleh LPS.

Direktur Group Penanganan Klaim LPS, Suhardiono mengatakan, penyegelan dilakukan sebagai upaya LPS memastikan simpanan nasabah dapat dibayar sesuai ketentuan yang berlaku.

"Ini upaya kita menyelamatkan uang nasabah. Selanjutnya akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang akan dibayar," katanya kepada wartawan, Jumat (8/1/2021).

Namun pembayaran uang nasabah tak langsung bisa dilakukan. Sebab dalam 90 hari ke depan, LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi. Selanjutnya, pembayaran dana nasabah akan dilakukan secara bertahap selama kurun waktu tersebut.

"90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha, yakni paling lambat tanggal 27 Mei 2021. Namun dalam ketentuan tersebut, jika ada nasabah yang tidak memenuhi ketentuan maka mereka tidak layak bayar," katanya.

Selain itu, Menurut Sekretaris LPS M. Yusron, dalam pelaksanaan proses likuidasi Koperasi BPR Tawang Alun, LPS akan mengambil alih dan menjalankan segala hak dan wewenang pemegang saham, termasuk hak dan wewenang RUPS bank.