Vaksin COVID-19 di Jawa Timur Belum Bisa Diedarkan, Ini Alasannya

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 04 Jan 2021 16:46 WIB
Vaksin COVID-19 produksi Sinovac
Vaksin COVID-19 tiba di kantor Dinkes Jatim (Foto: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya - Vaksin COVID-19 yang datang ke Jawa Timur sebanyak 77.760 dosis. Vaksin produksi Sinovac yang dikirim PT Bio Farma Jawa Barat tiba di Kantor Dinkes Jatim sekitar pukul 11.00 WIB. Meski begitu, vaksin tersebut belum bisa didistribusikan.

Kadinkes Jatim dr Herlin Ferliana menyebut saat ini pihaknya masih menunggu izin penggunaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Jadi dari BPOM yang akan memberi pernyataan vaksin ini bisa dipakai. Tentu akan melihat efektivitas dan keamanan semuanya itu, kita menunggu pernyataan resmi dari BPOM," ujar Herlin kepada wartawan di kantornya Jalan Ahmad Yani, Senin (4/1/2021).

"Jadi selama BPOM belum mengeluarkan, kami tidak boleh mendistribusikan vaksin ini," tambahnya.

Meski begitu, lanjut Herlin, saat ini vaksin yang sudah tiba telah tersimpan dengan penjagaan ketat. Vaksin-vaksin tersebut disimpan di ruangan pendingin Kantor Dinkes Jatim.

"Vaksin ini masih dalam kondisi terjaga semua aparat keamanan sampai ada instruksi dari Kementerian Kesehatan setelah BPOM menyatakan layak diedarkan. Maka kami akan mendistribusikan," ucapnya.

"Kami simpan di dinkes punya ruangan cool room atau ruangan dingin 2 sampai 8 derajat. Kita punya 3 ruangan," tandas Herlin. (fat/fat)