Kasus COVID-19 Masih Tinggi, Sekolah Tatap Muka di Kota Kediri Ditunda

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Senin, 04 Jan 2021 13:31 WIB
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (Foto: Andhika Dwi Saputra/File)
Kota Kediri -

Sekolah tatap muka di Kota Kediri ditunda. Penundaan dilakukan karena tingkat penyebaran COVID-19 di Kota Kediri masih tinggi.

Memang pemerintah mengizinkan sekolah tatap muka berdasarkan SE Mendagri nomor 420/6546/SJ dan SKB Mendikbud, Menag, Menkes, dan Mendagri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi COVID-19.

Namun situasi dan kondisi COVID-19 di Kota Kediri tak memungkinkan untuk dilakukan sekolah tatap muka.

"SKB menyebutkan tentang pemberian kewenangan penuh kepada pemerintah daerah dalam menentukan izin pembelajaran tatap muka mulai semester genap tahun ajaran dan tahun akademik 2020/2021 pada bulan Januari 2021," ujar Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (4/1/2021).

Abu mengatakan pembelajaran jarak jauh di Kota Kediri sebenarnya sudah terlaksana dengan baik. Tetapi terlalu lama tidak melakukan pembelajaran tatap muka akan berdampak negatif bagi anak didik. Kendala tumbuh kembang anak serta tekanan psikososial dan kekerasan terhadap anak yang tidak terdeteksi juga turut menjadi pertimbangan.

Namun Pemkot Kediri juga mempertimbangkan faktor lain mengapa sekolah tatap muka belum bisa digelar. faktor itu adalah tingkat risiko penyebaran COVID-19 di Kota Kediri, kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, kesiapan satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai daftar periksa. Lalu akses terhadap sumber belajar atau kemudahan belajar dari rumah dan kondisi psikososial peserta didik.

"Kebijakan itu dibuat karena lebih mengedepankan keselamatan dan kesehatan semua peserta didik dan penyelenggara pendidikan," imbuh Abu.

(iwd/iwd)