65 ASN Pemprov dan 61 Nakes Jatim Meninggal Terpapar COVID-19 Selama Pandemi

65 ASN Pemprov dan 61 Nakes Jatim Meninggal Terpapar COVID-19 Selama Pandemi

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 01 Jan 2021 20:04 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Khofifah/Foto file: Faiq Azmi
"Kalau kita ingin mendukung para dokter, para perawat, para bidan, analis supaya mereka tidak overload supaya RS juga tidak overload, Maka cara kita mendukung antara lain dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan," jelasnya.

Sebelumnya, Khofifah menyampaikan bahwa per 31 Desember 2020, angka penambahan kasus di Jatim merupakan yang terbanyak sejak Maret. Maka ia menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar lebih memproteksi diri dan patuh protokol kesehatan.

Itu bukan yang tertinggi di Indonesia. Jatim ada di urutan keempat setelah Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Namun ia terus berkoordinasi dengan bupati dan wali kota di Jatim terkait pergerakan kasus.

"Hari ini suasana pandemi COVID ini masih cukup membutuhkan kewaspadaan kita semua. Kita tembus 935 pada hari ini (31/12/2020). Itu belum pernah terjadi mulai Bulan Maret. Kita bisa melihat betapa sesungguhnya komunikasi, koordinasi kami dengan Forkopimda dan kepala daerah juga bersambung terus. Grup bupati wali kota terus saya upgrade, kalau kenaikan secara signifikan saya japri dan sekarang diikuti bupati wali kota daerah-daerah yang menjadi basis wisata seperti Batu dan Banyuwangi," pungkasnya.


(sun/bdh)