COVID-19 Meningkat, Dua Rumah Sakit di Madiun Tambah Bed

Sugeng Harianto - detikNews
Selasa, 29 Des 2020 11:09 WIB
kaji mbing
Bupati Madiun di RSUD Caruban (Foto: Sugeng Harianto)
Madiun -

Pemkab Madiun mengambil langkah cepat penanganan COVID-19. Seiring jumlah kasus yang terus meningkat, dua Rumah Sakit di Madiun melakukan penambahan bed ekstra.

"Memang ada penambahan bed di dua Rumah Sakit untuk menghindari penolakan pasien yang telah terkonfirmasi positif. Demikian pula juga disiapkan ruangan khusus untuk OTG," ujar Bupati Madiun H. Ahmad Dawami saat di konfirmasi detikcom di RSUD Caruban, Selasa (29/12/2020).

Dua RS yang melakukan penambahan bed, kata Kaji Mbing, sapaan akrab Bupati Madiun, yakni RSUD Caruban dan RSUD Dolopo. Selain penambahan bed, lanjut, Kaji Mbing, juga penambahan kamar ruang rawat inap untuk COVID-19.

"Jadi tidak hanya penambahan bed, namun juga ada penambahan ruangan di dua rumah sakit ini yang jangan sampai ada penolakan pasien yang telah terkonfirmasi positif," kata Kaji Mbing.

Menurut Kaji Mbing, pihaknya berusaha memastikan agar seluruh pasien COVID-19 dapat terlayani. "Dari manapun pasien tersebut berasal, termasuk pasien dari luar kabupaten Madiun kita layani semua. Apalagi tren kenaikan pasien yang terpapar COVID-19 di Kabupaten Madiun dan sekitarnya terus terjadi, sehingga strategi itu diperlukan," tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Soelistyo mengatakan, jumlah bed di RSUD Dolopo yang semula ada 90 bed ditambah menjadi 100. Sedangkan di RSUD Caruban yang sebelumnya hanya 17 bed ditambah 15 menjadi 32 bed.

"Jumlah bed di RSUD Dolopo yang semula 90 dinaikkan jadi 100 dan penambahan ruang isolasinya untuk 10 pasien. Untuk RSUD Caruban ditambah 15 bed yang dulunya 17 bed. Dan akhir tahun ini akan memfungsikan ruang bidara untuk pasien isolasi sebanyak 50 bed," kata Soelistyo.

Soelistyo menambahkan data terakhir kasus COVID-19 di kabupaten Madiun saat ini mencapai 348. Dari jumlah tersebut ada 29 meninggal dunia. Sedangkan pasien yang sudah sembuh mencapai 243 dan 48 masih di rawat serta 28 orang isolasi mandiri.

(iwd/iwd)