Penuhi Kebutuhan Ekspor Daging Domba, RPH Puspa Agro Kembali Diaktifkan

Suparno - detikNews
Jumat, 25 Des 2020 21:58 WIB
gubernur khofifah
Gubernur Khofifah saat di Puspa Agro (Foto: Suparno)
Sidoarjo - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau Pasar Induk Puspa Agro di Jamundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo untuk melihat secara langsung RPH yang akan diaktifkan kembali. RPH diaktifkan kembali untuk memenuhi kebutuhan ekspor daging domba.

Khofifah mengatakan ekspor domba sebanyak 2.650 ekor dalam koordinasi Operasi Jasa Peternakan tersebut memiliki respons yang cukup positif. Sebab market ekspor domba itu cukup besar. Namun, sebagian besar peluang market itu berbentuk daging, bukan dalam bentuk hewan hidup.

"Kalau daging berarti butuh rumah pemotongan hewan (RPH) Maka kami ajak untuk melihat RPH di Puspa Agro. Nah, kami minta tim ahli eksportir untuk melihat langsung, kurangnya apa," kata Khofifah kepada wartawan saat kunjungi RPH di Puspa Agro Jemundo, Jumat (25/12/2020).

Khofifah menjelaskan pihaknya meminta eksportir untuk melihat kondisi RPH. Salah satunya menyangkut cold storage. Akses kontainer juga harus langsung menuju pintu cold storage. Terkait dengan gedung RPH, nantinya akan ditangani oleh Cipta Karya Provinsi.

"Kami ingin memastikan maksimalisasi fungsi dari RPH tersebut, sembari menunggu finalisasi grand design selesai. Selain itu saya sudah bertemu menteri PUPR dan meminta agar lahan dapat segera dibebaskan terlebih dahulu," tambah Khofifah.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua Koperasi Peternak Indonesia Cita Berdikari, Harun Ar Rasyid mengaku, ada permintaan ekspor daging domba sebanyak 300 ton perbulan ke Iran. Sehingga membutuhkan sinergi dengan Pemprov Jatim, terkait RPH. Untuk itu, pihaknya akan melakukan kerjasama operasional (KSO) terkait RPH di Puspa Agro.

"Tentu dengan market ekspor, dan domba itu berasal dari peternak binaan. Maka kami akan menggunakan RPH Puspa Agro itu untuk ekspor ke Iran, Qatar, dan Bahrain," kata Harun

Harun menjelaskan ada banyak hal yang perlu ditambah dan diperbaiki terkait alat pada sistem RPH di Puspa Agro. Nantinya pihaknya akan mengirimkan tim ahli untuk mengalisa kebutuhan yang harus dipenuhi di RPH Puspa Agro.

"Yang jelas kami sangat mengapresiasi respons cepat dari Ibu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Respon ini sangat menyenangkan khususnya peternak binaan," jelas Harun. (iwd/iwd)