Pantau Misa di Sidoarjo, Khofifah: Harus Jaga Jarak Tapi Hati Tak Boleh Berjarak

Suparno - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 19:40 WIB
gubernur khofifah
Gubernur Khofifah bertemu dengan jemaaat misa natal di gereja di Sidoarjo (Foto: Suparno)
Sidoarjo -

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda memantau gereja di Sidoarjo. Khofifah meminta jemaat tetap menerapkan prokes saat melakukan misa natal.

Khofifah bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suhariyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Nico Afianta Karo Karo tiba di Gereja Katolik Santai Maria Anuntiata di Jalan Monginsidi Sidoarjo.

Sekitar pukul 17.05 WIB rombongan tiba di Gereja disambut Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji dan Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono dan dua pendeta yang akan memimpin misa.

Khofifah nampak masuk ke dalam gereja dan menyapa para jemaat. Usai menyapa jemaat, Khofifah kemudian menuju ruang sekretariat gereja. Usai berbincang dengan pihak gereja, Khofiah lalu masuk kembali ke gereja untuk menyampaikan sambutannya.

"Walau perayaan natal harus berjarak karena harus menerapkan protokol kesehatan, tapi hati kita tidak boleh berjarak. Kita harus terus menjalin persaudaraan antar sesama, dan semoga dapat beribadah dengan khusyuk," kata Khofifah kepada wartawan di Gereja, Kamis (24/12/2020)

Khofifah mengapresiasi para jemaat yang datang sesuai dengan nomor yang telah diperoleh usai melakukan registrasi. Registrasi sendiri dilakukan via online dan harus diverifikasi saat tiba di gereja. Tak hanya itu, penerapan protokol kesehatan juga ketat.

"Selain itu, jemaat yang hadir di gereja untuk mengikuti misa Natal maksimal 25 persen dari kapasitas yang ada. Selain itu, para jemaat juga mengikuti misa secara daring," terang Khofifah.

Khofifah menjelaskan hari ini di beberapa daerah, bukan hanya di Jawa Timur saja, bahkan juga di Indonesia ada kecenderungan COVID-19 mengalami peningkatan. Karena itu yang penting semua pihak harus terus ikut menjaga kedamaian, ketentraman hingga kondusifitas dapat terjaga.

"Hal itu menjadi sangat penting agar persaudaraan dan juga persatuan terus terjalin. Kesatuan dan suasana yang kondusif saya rasa kita semua harus saling menjaga," jelas Khofifah.

(iwd/iwd)