Ini Alasan Risma Batal Resmikan Museum Olahraga di Surabaya

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 12:30 WIB
Museum Olahraga di Jalan Indragiri
Museum Olahraga di Surabaya (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Museum Olahraga di Jalan Indragiri batal diresmikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang kini sudah dilantik menjadi mensos, Kamis (24/12/2020). Seyogyanya museum yang menyimpan 232 koleksi dari sumbangan atlet olahraga di Surabaya, diresmikan pukul 10.00 WIB.

Kadiskominfo Surabaya, M. Fikser menjelaskan peresmian fasilitas publik itu telah direncanakan diresmikan sejak lama. Tetapi hingga kini belum juga terealisasi.

"Sampai sekarang direncanakan, itu lama (Direncanakan dan diresmikan) tapi belum terealisasi sampai dua hari ini. Masalahnya kehadiran beliau (Risma) itu sebagai mensos atau wali kota, ini masih konsultasi," kata Fikser saat dikonfirmasi, Kamis (24/12/2020).

Perihal rangkap jabatan Risma ini, Fikser mengatakan, masih konsultasi dengan Mendagri. Karena SK Mendagri tentang pemberhentian Risma sebagai Wali Kota belum turun.

"Ini masih konsultasi," singkatnya.

Sesuai UU RI No 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah dalam poin Larangan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pasal 76 ayat 1 huruf (h) menyebutkan, Kepala Daerah dilarang merangkap jabatan sebagai pejabat negara lainnya sebagaimana ditetapkan dalam ketentuan perundang-undangan.

Di Museum Olahraga ini terdapat 232 koleksi dari sumbangan atlet olahraga di Surabaya. Seperti sepatu yang digunakan Evan Dimas saat final AFC U-19 tahun 2013 hingga baju jersey Persebaya divisi utama Liga Esis 2008-2009 milik Anang Ma'ruf.

Museum Olahraga ini terdapat dua lantai. Lantai pertama memiliki luas 400 meter persegi, sedangkan di lantai atas berluas 200 meter persegi, total 600 meter persegi. Pengerjaannya pun terbilang cepat, yakni sejak bulan Juli lalu.

(fat/fat)