Janda di Jombang yang Tewas di Warung Nasi Dibunuh Perampok

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 21 Des 2020 23:44 WIB
pembunuhan di jombang
Warung nasi milik korban (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang -

Waras (53) ditemukan tewas di dalam warung nasi miliknya di Dusun Bahudan, Desa Wuluh, Kecamatan Kesamben, Jombang. Janda anak satu ini dibunuh perampok yang menjarah perhiasan emas miliknya.

Kanit Resmob Satreskrim Polres Jombang Aiptu Eko Sudarto mengatakan sejauh ini pihaknya telah memeriksa 5 saksi terkait tewasnya Waras. Para saksi dari unsur keluarga korban, perangkat desa setempat dan tetangga sekitar warung yang mengetahui aktivitas korban.

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban biasa memakai cincin dan gelang emas. Yang kami temukan di TKP, perhiasan tersebut sudah tidak dipakai korban," kata Eko kepada wartawan di lokasi pembunuhan, Senin (21/12/2020).

Namun, dia belum bersedia merinci jumlah perhiasan emas milik Waras yang raib. Begitu pula Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Christian Kosasih.

"Saya belum tahu perhiasan yang hilang apa saja. (Apakah uang korban juga hilang?) Saya belum tahu yang hilang apa saja," terang Kosasih.

Hilangnya cincin dan gelang emas dari tangan Waras, menjadi indikasi kuat ibu satu anak itu tewas di tangan perampok. "Masih diduga dia korban perampokan. Motifnya dan modusnya apa? Masih kami cari tahu," tegas Kosasih.

Waras ditemukan tewas oleh pembeli yang datang ke warung nasi miliknya pada Minggu (20/12) sekitar pukul 16.30 WIB. Janda anak satu ini dalam kondisi terlentang di atas tempat tidur yang ada di dalam warung tersebut.

Perempuan warga Dusun/Desa Wuluh ini menderita luka akibat pukulan benda tumpul pada kepala belakang. Hari ini jenazah Waras diautopsi di RSUD Jombang untuk memastikan penyebab dia tewas.

(iwd/iwd)