Resto Crazy Rich Surabaya Timbulkan Kerumunan, Polisi Usulkan Pencabutan Izin

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 22:03 WIB
Video pembukaan restoran premium milik Crazy Rich Surabaya viral karena tampak ada kerumunan orang sambil berjoget. Polisi mengusulkan pencabutan izin resto tersebut.
Pengecekan dilakukan anggota Polsek Genteng di resto Se'i Sapiku premium/Foto: Istimewa
Surabaya - Video pembukaan restoran premium milik Crazy Rich Surabaya viral karena tampak ada kerumunan orang sambil berjoget. Polisi mengusulkan pencabutan izin resto tersebut.

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo mengatakan, pihaknya telah melakukan penindakan terkait video viral tersebut. Pengecekan dilakukan anggota Polsek Genteng ke resto Se'i Sapiku premium, yang berada di Jalan Slamet Nomor 31.

"Sudah kita tindak. Polsek sudah mengecek, tanggal 15 Desember. Terus kemarin ditindaklanjuti oleh serse dan intel terkait kejadian itu," kata Hartoyo kepada detikcom, Kamis (17/12/2020).

Saat dilakukan pengecekan, resto tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan. Seperti adanya pengecekan suhu tubuh dengan menggunakan thermal gun, tempat cuci tangan, hand sanitizer, serta banner peringatan prokes dan kursi yang berjarak.

Sementara pembukaan restoran premium yang menimbulkan kerumunan itu terjadi pada 5 Desember lalu. "Kalau pada saat kejadian itu, kita hanya bisa menganalisa video itu. Sesuai dengan video itu, hanya sekitar 40 orang tapi pada buka masker, tidak pakai masker, itu kita tindak terkait dengan protokol kesehatannya. Ia melanggar protokol kesehatan," ungkap Hartoyo.

Hartoyo juga memastikan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik dan juga supervisor resto tersebut. "Sekarang di-take over polres dan gugus tugas (COVID-19)," ujar Hartoyo.