Disbudpar Surabaya Minta Tempat Wisata Jual Tiket Online Jelang Libur Nataru

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 10 Des 2020 11:33 WIB
Kepala Disbudpar Kota Surabaya Antiek Sugiharti
Kepala Disbudpar Kota Surabaya Antiek Sugiharti/Foto: Esti Widiyana

Selain itu, menurutnya di dalam Perwali juga ada aturan membatasi jumlah pengunjung sampai 50 persen. Sebab, pihaknya tidak ingin nantinya terjadi penambahan kasus lagi akibat libur panjang.

"Termasuk membatasi jumlah pengunjung. Sesuai ketentuan maka maksimal separuh dari kapasitas yang ada," imbuhnya.

Jika selama ini pembelian tiket masuk di tempat, maka kali ini harus diubah melalui sistem online. Hal itu juga untuk menghindari kontak fisik dan terjadi penumpukan di lokasi saat membeli tiket.

"Makanya diupayakan, didorong untuk menggunakan elektronik pembelian karcis tanda masuk pakai elektronik. Sehingga bisa dikontrol jumlah yang masuk tidak melebihi kapasitas yang ada," jelasnya.

Selain itu pihaknya juga melakukan pengawasan kepada sejumlah tempat wisata yang buka. Jika nantinya terdapat pelanggaran protokol kesehatan, baik dari tempat wisatanya maupun masyarakat, pihaknya langsung menindak.

"Sesuai dengan ketentuan ada Satgas COVID Kota yang melakukan pengawasan, tergantung permasalahan seperti apa. Sehingga kalau permasalahan dianggap tidak sesuai dan membahayakan pasti akan ada tindakan," pungkasnya.


(sun/bdh)