Ansor Apresiasi Penangkapan Pengancam Rumah Ibunda Mahfud Md di Pamekasan

Faiq Azmi - detikNews
Minggu, 06 Des 2020 22:01 WIB
Kondisi Ibunda Mahfud MD Pasca Rumahnya Digeruduk
Foto: Istimewa
Surabaya - Ansor Pamekasan mengapresiasi polisi yang menetapkan satu tersangka terkait rumah ibunda Mahfud Md digeruduk. Namun pihaknya mengaku tidak mengetahui tersangka tersebut dari FPI atau tidak. Ansor hanya melihat, ada beberapa massa yang memakai atribut FPI.

"Saya tidak tahu persis, apakah mereka dari FPI apa tidak. Namun memang ada atribut itu. Dan biarkan kepolisian yang terus menyelidikinya. Kita hormati proses hukum ini," ujar Ketua PC GP Ansor Pamekasan, Syafiuddin kepada detikcom, Minggu (6/12/2020).

Syafiuddin menjelaskan, bahwa Ansor tidak tahu menahu massa tersebut berasal dari ormas tertentu. Hanya saja, mereka merupakan massa yang mengatasnamakan Aliansi Umat Islam Pamekasan dan bertujuan membela Habib Rizieq Shihab.

"Faktanya, memang mereka berteriak membela Habib Rizieq Shihab di video, kan dengar. Sekarang kita percayakan kepolisian, kasus ini menjadi pelajaran pada kita semua," terangnya.

Polisi telah menetapkan Aji Dores, pria asal Pamekasan, Madura, sebagai tersangka karena mengancam akan membunuh Mekopolhukam Mahfud Md. Ancaman tersangka dilontarkan diketahui saat menggeruduk kediaman Ibunda Mahfud Md.

dari informasi yang dihimpun detikcom, Aji merasa tak terima saat Habib Rizieq Shihab dipanggil polisi. Bahkan, Aji mengancam akan membunuh dan membakar rumah Ibunda Mahfud Md jika polisi menjadikan Rizieq sebagai tersangka.

Hal ini terungkap dari bukti rekaman saat peristiwa berlangsung. Bukti rekaman video ini berdurasi 6 menit 37 detik dan 6 menit.

"Mahfud Keluar!! Kalau Habib Rizieq dijadikan tersangka dan ditahan, bakar rumah Mahfud!! Dan Bunuh Mahfud!!," teriak Aji saat menggeruduk rumah Ibunda Mahfud Md di Pamekasan, Selasa (1/12/2020).

Akhirnya, Polres Pamekasan dibantu Ditreskrimum Polda Jawa Timur mulai mencari pelaku yang melontarkan ancaman tersebut. (fat/fat)