Kota Batu Gandeng PT INKA untuk Bangun Kereta Gantung

Muhammad Aminudin - detikNews
Sabtu, 21 Nov 2020 20:34 WIB
Asap putih masih tampak di atas Gunung Panderman. Pertanda kobaran api masih membara di gunung tersebut.
Gunung Panderman/Foto: Istimewa

Sementara itu, Direktur PT INKA, Budi Noviantoro menambahkan, model transportasi pariwisata cable car dapat memiliki kapasitas penumpang sampai 2 ribu per jamnya. Dengan rata-rata kecepatan 6,5 meter per detik (m/s). Sementara jenis kabin biasanya menggunakan gondola berkapasitas 4 sampai 12 penumpang.

Selain itu ada pula tipe kabin dengan kapasitas lebih besar yang mampu menampung 150 penumpang. Kabin tipe khusus ini, bisa berputar untuk menikmati pemandangan ke segala arah.

"Untuk pendanaan, DED, kenaikan biaya konstruksi, kenaikan biaya operasional, dan risiko suku bunga bisa melalui BUMD. Sedangkan pemerintah bisa menerapkan tarif, pengadaan lahan, perizinan dan regulasi termasuk kebijakan untuk menghentikan kerja sama," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Budi, untuk timeline proyek setelah ada kerja sama antara Pemkot Batu, BUMD dan PT INKA. Dapat dilanjutkan dengan pembentukan Joint Venture Company (JVC) bersama BUMD secara pararel dengan Fisibility Studi (FS) dalam waktu yang ditentukan, yakni mulai November 2020 sampai dengan Januari 2021 mendatang.

"Baru proses konstruksi sarana dan prasarana bisa membutuhkan waktu 18 sampai 30 bulan," bebernya.

PT INKA memproyeksikan panjang jalur kereta gantung nantinya 9,6 kilometer, dengan dilengkapi enam stasiun. Dari mulai lereng Gunung Panderman sampai kawasan Sengkaling, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.


(sun/bdh)