Satgas COVID-19 Blitar Sebut Mutasi Virus Corona Saat Ini Lebih Ganas

Erliana Riady - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 18:18 WIB
Jubir Satgas COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti
Jubir Satgas COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti (Foto: Erliana Riady)
Blitar -

Tambahan kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Blitar semakin banyak. Satgas COVID-19 Kabupaten Blitar menyebut mutasi virus semakin ganas.

Jubir Satgas COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti mengatakan kasus baru yang muncul didominasi dari klaster keluarga dan pondok pesantren. Krisna menyebut ada perubahan pola paparan yang terjadi dengan kontak erat pasien positif sebelumnya.

"Kalau dulu, kontak erat pasien positif hasil tracing, kita testing hanya ada satu atau dua yang hasil swabnya terkonfirmasi positif COVID-19. Tapi sekarang, hampir 90 persen kontak erat hasil tracing, testingnya juga ikutan positif," jelas Krisna kepada detikcom, Kamis (19/11/2020).

Fakta ini terungkap setelah tim satgas melakukan rapat evaluasi. Ada dua kasus yang menjadi perhatian, yakni klaster keluarga di Tuliskriyo dan klaster Ponpes di Wonodadi.

Di klaster keluarga Tuliskriyo, pasien pertama terpapar virus Corona sepulang menghadiri hajatan tetangga desa. Karena ada komorbid diabetes, pasien kemudian meninggal dengan status terkonfirmasi positif. Walaupun pemakaman sudah menggunakan prokes, namun 11 anggota keluarganya ikut terpapar Corona.

"Yang klaster ponpes juga sama. Dari sekitar 60 spesimen kontak erat yang kami ambil tes swabnya, total ada 58 yang positif. Tapi berangsur-angsur banyak yang sembuh," ungkapnya.

Dugaan virus makin ganas, lanjut Krisna, juga ditemukannya pasien yang sebelumnya positif tanpa gejala. Dan kemarin ada keluhan klinis dan hasil swabnya ternyata positif.

"Ini ada kasus reinfeksi. Mutasi virus ini jauh lebih cepat dari yang awal. Yang disebut dari Wuhan. Yang di Indonesia sekarang ini, lebih ganas paparannya," imbuhnya.

Fakta ini perlu diketahui masyarakat luas. Bahwa paparan virus Corona masih ada dan makin ganas. Untuk itu Krisna mengimbau, masyarakat tetap disiplin menerapkan 3M.Yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Masyarakat makin bebas bepergian, asal tetap disiplin terapkan 3M. Karena Corona belum berakhir dan tingkat paparannya masih tinggi di Kabupaten Blitar," pungkasnya.

(iwd/iwd)