Round-up

Cerita Profesor ITS Dibegal Anak-anak Saat Gowes

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 19 Nov 2020 09:53 WIB
Guru Besar di Manajemen Bisnis dan Teknik Industri, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Prof Dr Ir Udisubakti Ciptomulyono MEngSc
Prof Udi/Foto: Istimewa
Surabaya -

Profesor ITS menjadi korban begal saat gowes seorang diri di Kenjeran, Surabaya. Pelaku begal masih anak-anak dan ia merasa sudah diintai sejak lama.

Korban yakni Prof Dr Ir Udisubakti Ciptomulyono MEngSc. Ia merupakan Guru Besar di Manajemen Bisnis dan Teknik Industri, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

Habis subuh Prof Udi bersepeda di jalur pantai timur Surabaya. Saat hendak pulang sekitar pukul 07.00 WIB, ia beristirahat sejenak di depan Kenpark, Kenjeran. Ia duduk-duduk lalu mengeluarkan HP karena mau mengirim sebuah artikel.

Tanpa disangka, tiba-tiba ada dua orang menggunakan motor dengan kecepatan tinggi, mengambil ponsel miliknya. Ia baru pertama kali menjadi korban aksi kejahatan selama 15 tahun bersepeda di kawasan tersebut.

"Waktu itu kondisi masih sepi kan, saya buka HP mau kirim artikel di grup. Tiba-tiba dua orang itu mendesak dan merampas HP saya dengan kecepatan tinggi," kata Prof Udi saat dihubungi detikcom, Rabu (18/11/2020).

"Saya kehilangan HP Samsung A8, kartu bank, KTP, NPWP, banyak lah. Data saya ada di sana semua (di HP). Kegiatan mahasiswa, laporan, jadwal tugas mahasiswa," imbuhnya.

Saat kejadian, Udi tidak banyak bereaksi. Ia langsung meninggalkan sepeda Polygon Colusus AX1.0 miliknya, dan berlari mengejar pelaku. Ia berlari hingga terjatuh. Ia mengaku tidak sempat melihat dengan jelas nopol motor pelaku yang membegalnya.

Simak juga video 'Cara Melawan Begal Saat Bersepeda':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2