Motor Ugal-ugalan Berboncengan Tiga Tabrak Pikap, 2 Orang Tewas

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 13 Nov 2020 22:00 WIB
kecelakaan di banyuwangi
Motor yang alami kecelakaan (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Diduga ugal-ugalan saat berkendara, motor berboncengan tiga orang menabrak pikap. Dua orang tewas dalam kejadian itu.

BES (22) warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi, tewas di kejadian akibat tertabrak mobil dari arah berlawanan. Satu korban lagi, tewas saat mendapatkan perawatan di RSUD Blambangan Banyuwangi.

Peristiwa naas tersebut terjadi di Jalan Raya Kemiren, Desa Rejosari, Kecamatan Glagah, Jumat (13/11/2020) sore. Korban BES yang mengendarai sepeda motor Honda Revo warna hitam nopol P 6331 VH membonceng dua orang temannya yakni MP (12) asal Kelurahan Boyolangu, dan SS (13) asal Boyolangu. Saat akan mendahului kendaraan, tiba-tiba saja muncul kendaraan lain yang melintas.

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Kadek Ary Mahardika menyampaikan informasi dari sejumlah saksi kecelakaan menyebutkan kecelakaan terjadi ketika pengemudi Honda Revo membonceng dua rekannya melaju dari arah barat ke timur hendak mendahului mobil Daihatsu Granmax hitam nopol P 1039 VJ yang dikemudikan RN (21) warga Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri.

"Saat mendahului itu, sepeda motor korban membentur lampu kanan belakang mobil Daihatsu. Sehingga sepeda motor korban oleng ke kanan," ujar Ary.

Nahas, di saat yang bersamaan dari arah berlawanan melaju mobil pikap Suzuki warna hitam nopol P 8036 V dikemudikan MJ (34) asal Kecamatan Kalipuro bersama seorang penumpang, MR (38) asal Kecamatan Sempu.

"Karena jaraknya sudah terlalu dekat, pengemudi mobil pikap tidak dapat menghindar sehingga terjadi benturan dengan motor Honda Revo," ucapnya.

Akibat benturan tersebut, BES pengendara motor Revo terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan dua rekannya yang dibonceng, MP mengalami luka patah tulang tangan kanan, patah tulang kaki kanan dan cedera otak, lalu SS mengalami luka robek pada kepala dan luka robek di punggung. MP meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif RSUD Blambangan Banyuwangi.

Sementara pengemudi dan penumpang mobil pikap hanya mengalami luka lecet. Sedangkan pengemudi mobil Daihatsu Granmax sehat tidak sampai mengalami luka. Selanjutnya, korban langsung dilarikan ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan pertolongan medis.

Ditambahkan Kanit Laka pada Satlantas Polresta Banyuwangi, Iptu Ardhi Bita Kumala, akibat insiden tersebut, sepeda motor Honda Revo ringsek di bagian body dan dek depan. Lampu kanan belakang Mobil Daihatsu Granmax mengalami lecet, sedangkan mobil pikap mengalami pecah kaca dan bagian depan sebelah kanan rusak.

"Kerugian akibat insiden kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp 5 juta. Saat ini kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kita amankan guna dilakukan pemeriksaan, termasuk sejumlah saksi," pungkas Ardhi.

Sementara itu, salah satu saksi mata, Nelson mengaku melihat motor tersebut berboncengan tiga. Kondisi jalan menurun dan sempit, Bikers tersebut mencoba untuk mendahului kendaraan lain. Namun naas, Bikers itu tak bisa mengendalikan kendaraan dan menabrak kendaraan di depannya.

"Memang agak sedikit ngawur berkendara. Susah jalan sempit masih ngebut pas di kelokan," kata Nelson.

(iwd/iwd)