Bupati Anas Minta Pemulihan Ekonomi Wisata Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Ardian Fanani - detikNews
Selasa, 10 Nov 2020 22:16 WIB
Bupati Anas
Bupati Anas di Bangsring Underwater (Foto: Istimewa)
Banyuwangi -

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak para pelaku wisata untuk tetap berkomitmen mengembangkan pariwisata berkelanjutan di Banyuwangi. Menurut Anas, pariwisata berbasis alam saat ini telah menjadi salah satu modal utama pendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Tak lupa, Anas meminta pelaku wisata menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hal itu disampaikan Bupati Anas saat menghadiri acara penanaman Cemara Udang di lokasi Bangsring Underwater di Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Selasa (10/11/2020). Hadir dalam acara tersebut nelayan dan warga yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.

Anas menjelaskan bahwa ke depan pembangunan pariwisata Banyuwangi harus tetap mengedepankan pariwisata berbasis alam. Menurutnya, pariwisata berbasis alam hadir menjadi solusi bagi pembangunan daerah.

"Ditambah dengan kreativitas dari warga, eco tourism yang diusung Banyuwangi selama ini terbukti mampu menjadikan daerah ini sebagai tujuan wisata nasional. Kunjungan wisatawan meningkat tajam selama delapan tahun terakhir. Ini harus kita jaga dengan baik," kata Anas kepada detikcom.

Ditambahkan Anas, pariwisata alam diprediksi akan menjadi pilihan utama para pelancong pasca pandemi COVID-19. Wisata alam sudah pasti menjadi pilihan pertama karena alam memberikan manfaat yang besar dengan resiko rendah terhadap kesehatan.

"Perjalanan ke pantai dan tujuan wisata alam lebih disukai, sebagai cara untuk menghindari keramaian dan memenuhi kebutuhan untuk beristirahat and relaksasi. Wisata alam juga memberikan dampak kebugaran. Syarat lainnya, protokol kesehatan COVID-19 tetap harus dijalankan dengan baik," kata Anas.

Sementara itu, pengelola Bangsring Underwater Ikhwan Arief mengaku sepakat dengan apa yang dikatakan Bupati Anas. Kendati sempat tutup selama tiga bulan, kini Bangsring Underwater mulai ramai dikunjungi wisatawan.

"Ini sebenarnya tak lepas dari upaya kami untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat beroperasi. Pemkab telah mensyaratkan bagi seluruh pelaku wisata dan seni membuka usahanya harus mendapatkan sertifikat kelaikan protokol kesehatan dari satgas covid daerah," jelas Ikhwan.

Selanjutnya
Halaman
1 2