Program Elektrifikasi Buah Naga di Banyuwangi Raih Penghargaan

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 09 Nov 2020 14:15 WIB
Program Listrik Untuk Sang Naga meraih penghargaan di ajang Indonesian CSR Awards (ICA) 2020. Ini merupakan program elektrifikasi masif di sektor pertanian, untuk mengembangkan dan meningkatkan produktivitas buah naga di Banyuwangi.
Program elektrifikasi buah naga di Banyuwangi/Foto: Istimewa
Banyuwangi -

Program Listrik Untuk Sang Naga meraih penghargaan di ajang Indonesian CSR Awards (ICA) 2020. Ini merupakan program elektrifikasi masif di sektor pertanian, untuk mengembangkan dan meningkatkan produktivitas buah naga di Banyuwangi.

Dalam ajang ICA 2020, CSR PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur yakni Listrik Untuk Sang Naga meraih kategori platinum, untuk kategori Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat. Penyerahan penghargaan dilakukan di Jakarta 6 November 2020.

General Manager PLN UID Jawa Timur Nyoman S Astawa menyampaikan kebanggaannya, karena sejumlah program Bina Lingkungan PLN UID Jatim telah berhasil meraih penghargaan platinum. Salah satunya program Listrik Untuk Sang Naga di Banyuwangi.

"Platinum Award ini semakin memacu semangat kami untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat Banyuwangi. Tidak hanya untuk memberikan layanan kelistrikan yang andal, namun juga turut memberikan dukungan terhadap upaya pemberdayaan masyarakat dan pencapaian program-program pembangunan daerah," ujar Nyoman dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (9/11/2020).

Indonesian CSR Awards (ICA) 2020 merupakan penghargaan tahunan di bidang CSR, yang diselenggarakan oleh Corporate Forum for Community Development (CFCD), dengan Badan Standardisasi Nasional dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. Acara ini digelar untuk menilai dampak, keberhasilan dan keberlanjutan program CSR kepada penerima manfaat.

Nyoman menjelaskan, Listrik Untuk Sang Naga merupakan program elektrifikasi masif terhadap sektor pertanian sebagai bentuk kepedulian PLN, untuk mengembangkan dan meningkatkan produktivitas buah naga di Banyuwangi.

"Bentuk kepedulian ini berawal dari sosialisasi dan edukasi induksi pembungaan/penyinaran kepada petani di wilayah Kabupaten Banyuwangi, standarisasi K2K3 dan IML pada kebun buah naga sehingga tanaman dapat berbunga dan berbuah secara optimal," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2