Operasi Zebra Semeru di Ngawi Libatkan Tokoh Pewayangan

Sugeng Harianto - detikNews
Senin, 09 Nov 2020 09:00 WIB
polres ngawi operasi zebra
Operasi Zebra Semeru di Ngawi libatkan tokoh pewayangan (Foto: Sugeng Harianto/detikcom)
Ngawi -

Operasi Zebra Semeru 2020 selama 14 hari, Satlantas Polres Ngawi berhasil menjaring 177 pelanggar. Dari jumlah itu, mayoritas kalangan pelajar dan karyawan.

"Dari data satlantas selama Operasi Zebra Semeru 14 hari kemarin ada 177 pelanggar. Didominasi pelajar dan karyawan swasta," ujar Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (9/11/2020).

Untuk memberi efek jera, kata Winaya, pelanggar ditilang dan juga diberi sanksi sosial. Seperti menyanyi lagu kebangsaan dan menghafal pancasila. Mantan Kasubdit 1 Ditreskoba Polda Jatim yang baru sepekan menjabat Kapolres Ngawi mengaku, meski diberi sanksi sosial pengguna jalan juga mendapat coklat dan bunga.

Polisi juga melibatkan tokoh pewayangan dan badut yang diperagakan anggota satlantas. Tujuannya agar lebih dekat dengan masyarakat.

"Meski ditilang tetap menjadi polisi humanis, dengan memberikan coklat dan bunga kepada mereka (Pelanggar). Jadi mereka tetap santun juga. Sekaligus mendidik pelajar agar disiplin," tandasnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Risky Fardian mengatakan, Operasi Zebra Semeru 2020 digelar 26 Oktober hingga 8 November 2020, ini tak hanya memberikan sanksi tilang, pengendara juga ada imbauan mematuhi aturan lalu lintas. Selain membagikan coklat ke pengguna jalan pihaknya juga membagi masker. Selain itu Satlantas Polres Ngawi juga membagikan sembako kepada warga kurang mampu.

"Jadi selain bagi masker dan coklat, kami juga bagi sembako ke warga yang membutuhkan seperti pemulung dan juga tukang becak," kata risky.

Dia pun mengimbau warga yang bepergian selalu mematuhi protokol kesehatan. Khususnya saat bepergian ke lokasi wisata.

Lihat juga video 'Bukan Menilang, Operasi Zebra di Subang Bagi-bagi Masker-Makanan':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)