Empat Hari Hilang, Nenek di Situbondo Ditemukan Tewas di Sungai

Ghazali Dasuqi - detikNews
Sabtu, 07 Nov 2020 10:44 WIB
Nenek di Situbondo Ditemukan Tewas di Sungai
Penemuan mayat (Foto: Ghazali Dasuqi/detikcom)
Situbondo -

Dikabarkan hilang selama 4 hari, seorang nenek ditemukan tak bernyawa, Sabtu (7/11/2020). Mayat nenek Muyati (70), ditemukan warga mengapung di saluran irigasi Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan. Saat ditemukan, kondisi mayat nenek asal Dusun Pariyaan Desa Sumberkolak, itu sudah mulai rusak hingga menebarkan aroma tak sedap.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, mayat Muyati kali pertama ditemukan oleh Pak Dibuna (55), warga Dusun Langai Desa setempat. Ketika bermaksud pulang usai belanja di pasar, pria 55 tahun itu melintas di jalan tepi sungai irigasi. Saat itulah, pandangannya tiba-tiba tertuju pada benda aneh di tengah saluran irigasi.

Penasaran, Dibuna pun mencoba mendekat dan mencermati benda tersebut. Betapa terkejutnya, karena benda itu ternyata mayat manusia. Tahu begitu, dia pun segera mengontak warga yang lain dan diteruskan ke polisi. Dibantu tim SAR gabungan dan warga, polisi yang tiba di lokasi segera mengevakuasi mayat ke RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo.

Di antaranya untuk proses identifikasi dengan melibatkan Inafis Polres Situbondo. Karena awalnya tidak ada yang kenal dengan mayat korban. Tak lama, seorang warga bernama Tolak Ima (48) menghubungi kades setempat dan mengabarkan jika ada keluarganya yang hilang selama 4 hari. Upaya pencarian sudah dilakukan namun tak membuahkan hasil.

Sehingga Tolak Ima diajak ke RSUD Situbondo untuk mengecek mayat tadi. Saat itulah, diketahui jika korban adalah bibinya sendiri bernama Muyati. Pengakuan itu diperkuat dengan kesesuain ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan korban.

"Betul, mayat tadi sudah diakui keluarganya. Ciri-ciri yang disampaikan semua sesuai. Salah satunya, ada jari tangan kirinya yang bengkok dan ada bekas jahitan luka lama di lengan kanan. Mayat sudah kami serahkan untuk dimakamkan," kata Kapolsek Panarukan Iptu Efendi Nawawi, Sabtu (7/11/2020).

Menurut Kapolsek Efendi, selama ini kondisi korban memang sudah pikun karena usia yang sudah tua. Sehingga sering tidak pulang ke rumah. Sebelum ditemukan meninggal, korban sudah 4 hari tidak pulang. Pihak keluarga sempat melakukan pencarian, namun tidak ditemukan.

"Tapi untuk penyebab kematiannya sendiri, sampai sekarang masih kami selidiki," tandas mantan Kapolsek Situbondo Kota itu.

Simak juga video 'Tiga Pekan Hilang, Seorang Warga Garut Ditemukan Tewas di Kebun Bambu':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)