Dua Nakes Reaktif, Puskesmas Sananwetan Kota Blitar Ditutup Sementara

Erliana Riady - detikNews
Kamis, 05 Nov 2020 21:08 WIB
puskesmas ditutup
Pengumuman jika di Puskesmas Sananwetan ditutup sementara (Foto: Istimewa)
Blitar -

Puskesmas Sananwetan Kota Blitar ditutup selama tiga hari. Ini sebagai tindakan antisipasi penularan virus COVID-19, setelah dua nakes reaktif hasil rapid test.

Jubir Satgas COVID-19 Kota Blitar, Moch Muchlis mengatakan, kedua nakes tersebut dirapid test setelah mereka mengalami keluhan. Mereka merasakan demam, gangguan indera penciuman dan batuk. Rapid test dilakukan pada Rabu (4/11/2020).

"Hasil rapid test keduanya reaktif. Keduanya wanita, yang satu warga kabupaten dan satu lagi warga Kota Blitar," kata Muchlis dikonfirmasi detikcom, Kamis (5/11/2020).

Muchlis menambahkan satu diantara nakes tersebut kemudian diisolasi di rumah sakit rujukan karena mengarah ke suspect COVID-19. Sementara yang satu melakukan isolasi mandiri. Keluarganya diungsikan.

"Saya sampaikan keduanya suspect ya. Nah, sambil menunggu hasil resmi tes swab yang diisolasi di rumah sakit, maka Puskesmas Sananwetan kami tutup sementara selama tiga hari, mulai besok," imbuhnya.

Penutupan layanan mulai tanggal 6 sampai 8 Nopember ini sebagai upaya antisipasi agar paparan virus Corona tidak semakin menyebar luas di layanan kesehatan tersebut. General cleaning akan dilakukan.

"Jika hasil resmi swab yang kami terima bermakna, maka akan kami lakukan tindakan selanjutnya. Bisa di rapid massal dulu," tukas Muchlis.

Dengan penutupan layanan kesehatan di Puskesmas Sananwetan, maka warga bisa beralih mendapatkan layanan kesehatan ke Puskesmas Sukorejo dan Kepanjenkidul.

(iwd/iwd)