Percepatan Swasembada Gula, Lahan Kebun 25 Hektar Disiapkan di Sidoarjo

Suparno - detikNews
Kamis, 05 Nov 2020 14:07 WIB
Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono
Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono menyerahkan bantuan 119 mesin diesel ke petani (Foto: Suparno)
Surabaya -

Pemkab Sidoarjo diminta menyiapkan lahan kebun datar seluas 25 hektare. Tujuannya untuk mendukung program percepatan swasembada gula konsumsi yang dicanangkan Kementerian Pertanian melalui Dirjen Perkebunan.

Direktur Perbenihan Perkebunan, Ditjenbun Saleh Mokhtar mengatakan percepatan swasembada gula konsumsi merupakan salah satu program super prioritas Kementan. Kebutuhan gula konsumsi 2,8 juta ton, produksi 2,18 juta ton sehingga defisit 620.000 ton. Karena itu sampai tahun 2023 ditargetkan tambahan produksi gula 676.000 ton dengan intensifikasi kebun tebu 200.000 ha dan ekstensifikasi 50.000 ha.

"Sidoarjo diharapkan bisa mendukung program percepatan swasembada gula konsumsi. Salah satu kegiatannya adalah pembangunan kebun benih datar. Untuk program bongkar ratun 2021 sesuai berapa nanti, bisanya di Sidoarjo ini kita siapkan benihnya saja. Jadi untuk memastikan program berjalan sesuai yang ditergetkan, ini kami turun langsung, untuk melihat langsung, karena waktu kita sangat pendek jadi kita langsung turun", kata Saleh usai meninjau lokasi BPP Porong. Kamis, (5/11/2020).

Saleh menambahkan karena ini program swakelola pada kelompok, jadi diharapkan kelompok yang akan ditunjuk sesuai dengan aturan di SIMLU. Kemudian nanti MoU nya ada perwakilan dari Gapoktan yang mengkoordinir. Jadi komitmen pelaksanaan ini penting karena nanti swakelola diberi wewenang melaksanakan pembangunan untuk dirinya dan untuk teman-temannya untuk bongkar ratun 2021.

"Dan tentu dukungan dari Pj Bupati Sidoarjo serta penyuluh sangat kita harapkan. 1 hektare minimal 360 ribu mata/bibit. Kalau dirawat dengan baik, jumlahnya bisa lebih. Sehingga nanti 25 hektar potensi untuk bongkar ratunnya 6x25 berarti bisa sampai 150 hektar bongkar ratunnya. Ratun itu tebu dicabut kemudian ditanam benih yang baru," tambah Saleh.

Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono mengatakan pemkab Sidoarjo siap membantu program Kementan merealisasikan penyediaan lahan benih datar seluas 25 hektar.

"Selaku bupati akan mendukung melalui persiapan-persiapan SDM biar nanti siap bekerja di lapangan. Karena yang terdampak program ini masyarakat langsung dan Sidoarjo saat ini sudah swasembada gula," kata Hudiyono.

Pada kesempatan yang sama, Hudiyono menyerahkan bantuan 119 mesin diesel kepada petani yang tersebar di 6 kecamatan. Bantuan paket program mesin diesel konversi BBM ke BBG ini merupakan bagian dari bentuk dukungan pemerintah kepada petani Sidoarjo.

(iwd/iwd)