Satu Napi Lapas Banyuwangi yang Ditangkap Pernah Dua Kali Berusaha Kabur

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 20:55 WIB
polresta banyuwangi
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Aksi kabur napi Lapas Banyuwangi rupanya tiga kali dilakukan Hadi Trisno Wijoyo. Napi atas kasus penyalahgunaan narkoba ini sebelumnya sudah mencoba kabur di Lapas Pasuruan dan Lumajang.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin mengatakan, aksi ketiga ini berhasil dilakukan oleh pelaku. Namun sebelumnya, pelaku juga mencoba kabur dari dua Lapas sebelumnya.

"Jadi napi atas nama Hadi ini sempat mau kabur dari Lapas di Pasuruan dengan menggergaji teralis. Di Lapas Lumajang juga sama, sempat mau kabur tapi ketahuan petugas. Hingga akhirnya dia dilayar ke Banyuwangi. Dan berhasil melakukan aksi kaburnya," ujarnya kepada detikcom, Jumat (30/10/2020).

Kapolresta menambahkan, aksi yang dilakukan oleh dua orang narapidana ini diduga sudah direncanakan. Sebab salah satu dari mereka sempat membawa gergaji kecil. Tak hanya itu, keduanya sengaja melakukan onar agar masuk ke sel tikus. Karena pengawasan di lokasi itu sangat longgar.

"Diduga sudah direncanakan. Karena memang kondisi sel itu memang kata mereka jarang diawasi," tambahnya.

Sedianya, Taufik Hidayat, napi kasus pencurian sepeda motor, hukumannya kurang 3 bulan lagi. Dirinya di vonis 1 tahun 6 bulan dan bebas pada 18 Februari 2021. Sementara Hadi Trisno Wijoyo divonis 6 tahun 9 bulan penjara, dan rencana bebas 27 Juli 2024. Hadi menyisakan 3 tahun 9 bulan 4 hari di kurungan.

"Tentu dengan kasus baru mereka akan mendapatkan tambahan hukuman," pungkasnya.

Dua napi kabur dari Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Selasa (27/10/2020) sekira pukul 03.00 Wib. Keduanya melarikan diri dengan cara memotong pintu teralis kamar bagian depan bawah. Kemudian loncat ke atas genting. Setelah melancarkan aksi pelariannya, Hadi dan Taufik kini harus mendekam kembali di penjara menjalani sisa masa hukumannya.

(fat/fat)