Cara Simpatik Polisi di Gresik Sosialisasikan Prokes di Tempat Wisata

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 21:21 WIB
polres gresik
Polisi membagikan masker di Setigi (Foto: Istimewa)
Gresik -

Polisi di Gresik memiliki cara cukup unik mengimbau para pengunjung di tempat wisata agar tetap menjaga protokol kesehatan. Petugas menggunakan kostum unik agar pesan yang disampaikan mudah diterima masyarakat.

Personel Sat Lantas Polres Gresik melakukan sosialisasi protokol kesehatan di sejumlah tempat wisata di Gresik, mulai dari wisata religi makam Sunan Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri hingga wisata alam Setigi di Sekapuk, Ujung Pangkah.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto beserta jajaran Sat Lantas Polres Gresik dan TNI bersama-sama menyosialisasikan protokol kesehatan kepada para pengunjung tempat wisata. Mereka juga membagikan masker ddengan menggunakan kostum tokoh polisi dan zebra. Mereka berkeliling memberikan imbauan.

polres gresikFoto: Istimewa

Yanto mengatakan selain menyosialisasikan protokol kesehatan dengan mengunakan masker, menjaga jarak minimal satu meter dan mencuci tangan, pihaknya juga menyosialisasikan Operasi Zebra Semeru yang sudah dimulai sejak 26 Oktober hingga 8 November 2020.

"Kami mengingatkan kepada warga agar tetap menjaga protokol kesehatan dan juga menyosialisasikan Operasi Zebra Semeru agar warga mematuhi peraturan lalu lintas. Selain itu, kami juga mengingatkan tetap waspada selama berwisata terutama dengan barang bawaannya," kata Yanto saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (29/10/2020).

Yanto menambahkan pihaknya melakukan sosialisasi secara humanis kepada para pengujung di tempat wisata. Warga begitu antusias memperhatikan pesan-pesan yang diberikan, terutama para orang tua yang berwisata bersama anak-anaknya.

"Intinya banyak warga yang memperhatikan dan terhibur sampai banyak yang meminta foto bersama dari awal sampai lokasi sampai akan bergeser. Sehingga pesan-pesan dari kita untuk selalu tertib berlalu lintas dan juga mematuhi protokol kesehatan tersampaikan," tandas Yanto.

(iwd/iwd)