36 Kampanye Langgar Prokes, Pj Bupati Mojokerto Andalkan Bawaslu yang Eksekusi

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 28 Okt 2020 13:11 WIB
Pjs Bupati Mojokerto Himawan Estu Bagijo
Pj Bupati Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom)
Mojokerto -

Kampanye di Pilbup Mojokerto masih marak melanggar protokol kesehatan (prokes). Padahal, Bumi Majapahit masih zona oranye penyebaran COVID-19. Bawaslu pun menjadi andalan untuk menghukum tim pemenangan maupun paslon bupati-wabup yang melanggar prokes.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto Aris Fahrudin Asy'at merilis, jumlah kampanye yang melanggar prokes pada Pilkada 2020 bertambah menjadi 36 temuan. Sepekan yang lalu, terjadi 30 kali kampanye melanggar prokes.

"Dari 339 kegiatan kampanye, 36 melanggar protokol kesehatan," kata Aris saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (28/10/2020).

Pelanggaran prokes paling banyak terjadi dalam kampanye paslon bupati-wabup Ikfina Fahmawati-Muhammad Albarraa (Ikbar). Paslon nomor urut 1 ini melakukan 18 kali pelanggaran prokes saat berkampanye.

Disusul paslon nomor urut 3 Pungkasiadi-Titik Masudah (Putih) yang melakukan 14 kali pelanggaran dan paslon Yoko Priyono-Choirun Nisa (Yoni) 4 kali kampanye melanggar prokes.

Terhadap pelanggaran tersebut, Bawaslu sebatas memberi teguran tertulis terhadap tim pemenangan dan penanggungjawab kampanye masing-masing paslon. Bentuk pelanggaran prokes yang dilakukan ketiga paslon berbeda-beda di setiap lokasi kampanye.

Selanjutnya
Halaman
1 2