Ini Pemicu Pelajar SMA Berupaya Bunuh Diri Lompat dari Jembatan Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 10:35 WIB
pelajar SMA Nekat Terjun dari Jembatan Rejoto di Kota Mojokerto
Pelajar ini berusaha bunuh diri lompat dari jembatan (Foto: Istimewa)
Mojokerto -

Seorang pelajar SMA berusaha bunuh diri dengan lompat dari Jembatan Rejoto di Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Remaja 18 tahun ini berusaha mengakhiri hidupnya gara-gara dilarang tinggal bersama ibunya.

Remaja warga Kecamatan Prajurit Kulon selama ini hidup bersama pakdenya. Karena ayahnya telah tiada. Sedangkan ibunya tinggal di Medan, Sumut.

Kapolsek Prajurit Kulon Kompol M Sulkan mengatakan hingga kini pelajar SMA itu belum bisa dimintai keterangan. Namun, pihaknya menggali informasi dari keluarganya jika remaja itu diangkat sebagai anak oleh pakdenya sejak berusia 6 tahun.

"Kalau keterangan keluarganya, anak itu ngambekan. Dinasihati sedikit oleh bapak angkatnya, ngambek," kata Sulkan saat dikonfirmasi detikcom, Senin (26/10/2020).

Terakhir kali dinasihati bapak angkatnya saat ingin tinggal bersama ibunya di Medan. Pelajar kelas XII SMA swasta di Kota Mojokerto itu dilarang hidup bersama ibunya karena sejumlah pertimbangan.

"Ceritanya dia ingin pulang ke ibunya di Medan, tapi ibunya sudah kawin lagi mempunyai banyak anak, faktor ekonomi juga," terang Sulkan.

Selanjutnya
Halaman
1 2