Round-up

Cerita Wanita Bernama Patah Hati yang Jadi Monumen Hidup Perceraian Ortunya

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 25 Okt 2020 07:37 WIB
patah hati
Seorang perempuan di Kota Probolinggo yang bernama Patah Hati/Foto: M Rofiq
Surabaya -

Nama seorang perempuan di Kota Probolinggo ini sungguh unik yakni 'Patah Hati'. Ia ibarat monumen hidup perceraian orang tuanya.

Nama tersebut tertulis dalam KTP, kartu keluarga, hingga ijazah mulai tingkat SD hingga SMA. Patah Hati yang biasa dipanggil Pat ini mengatakan nama uniknya ini diberikan oleh kakek dan ibunya. Perempuan 43 tahun ini sehari-hari berprofesi sebagai tukang pijat.

"Keahlian ini sudah turun temurun dari nenek moyang," ujar Patah Hati kepada detikcom di rumahnya di Jalan Himalaya, Kelurahan Triwung Lor, Kademangan, Kota Probolinggo, Sabtu (24/10/2020).

Karena keahliannya ini, Patah Hati sering didatangi orang untuk berkonsultasi soal kesehatan khususnya terapi pijat yang digelutinya. Dengan keahliannya, Patah Hati bahkan bisa menyembuhkan bayi setep atau menangis sambil kejang-kejang.

Meski namanya tergolong unik bahkan aneh, namun bagaimanapun Patah Hati tetap bangga. Dia tetap bangga karena nama tersebut merupakan pemberian dari sang kakek dan ibunya. "Bangga punya nama Patah Hati," tandas ibu empat anak ini.

Pat mengatakan ada cerita di balik pemberian namanya. Saat itu ibu Patah Hati benar-benar sedang merasa patah hati dan kecewa. Karena saat ia sedang mengandung, ia diceraikan suaminya.

"Yang dikandung adalah saya. Yang menceraikan ibu adalah ayah saya," kata Patah Hati.

Selanjutnya
Halaman
1 2